Kamis , 23 September 2021
Depan - Headline - PNP Lakukan Gerakan Mencuci Tangan
Walikota Padang awali gerakan cuci tangan
Walikota Padang awali gerakan cuci tangan

PNP Lakukan Gerakan Mencuci Tangan

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Mencuci tangan merupakan salah satu protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Mendukung gerakan mencuci tangan tersebut Politeknik Negeri Padang (PNP) menyerahkan 3 unit wastafel berkapasitas 200 liter ke Pemerintah Kota (Pemkot Padang) untuk dapat dimanfaatkan.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, keberadaan wastafel sangat diperlukan dimasa tatanan kehidupan yang baru atau new normal ini, seperti dirumah, kantor dan tempat lainnya.

“Keberadaan wastafel sangat diperlukan saat ini, karena kita mengajak warga untuk mengikuti protokol kesehatan salah satunya mencuci tangan,” kata Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah di Rumah Dinas A Yani, Selasa (23/6/2020). Hadir mendampingi Wali Kota Padang, Kepala BPKAD Budi Payan dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.



Sementara itu Direktur Politeknik Negeri Padang Surfa Yondri mengatakan, salah satu cara yang dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan mencuci tangan. Mencuci tangan merupakan salah satu protokol kesehatan selain menjaga jarak (physical distancing).

“Dengan adanya protokol kesehatan mencuci tangan ini, tentunya membutuhkan wastafel, karena itu PNP menginisiasi pembuatan wastafel secara sederhana,” katanya.



Surfa Yondri menuturkan, PNP membuat wastafel sederhana dengan kapasitas 200 liter bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat ditiru. PNP sudah menyalurkan wastafel untuk dimanfaatkan di beberapa tempat, seperti pasar, mesjid/ mushala, tempat-tempat olahraga dan kantor pemerintahan.

“Kita sudah bekerjasama dengan satgas BUMN untuk membuat 200 unit wastafel yang nantinya, melalui pemprov akan disebar dibeberapa tempat,” katanya. (Zetri/rel).

Tip & Trik

loading…


<<< Sebelumnya

Selanjutnya>>>



Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bertekad Tetap Informatif, Pessel Gelar Bimtek Pemeringkatan untuk PPID Pembantu

SPIRITSUMBAR.com, Painan – Agenda besar tahunan yang dilakukan oleh PPID Utama Kabupaten Pesisir Selatan (Kab.Pessel) ...