Minggu , 26 September 2021
Depan - DPD RI - Pindah Nyaleg, Lima Anggota DPRD Padang Harus Mundur
Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti
Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti

Pindah Nyaleg, Lima Anggota DPRD Padang Harus Mundur

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Anggota DPRD Padang pada Pemilu 2019 pindah Caleg ke Partai Politik lain, aturannya harus mengundurkan diri baik sebagai anggota DPRD maupun sebagai anggota Parpol sebelumnya.

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti terkait adanya Lima Anggota DPRD Padang yang pindah partai pada Pemilu 2019. Menurutnya, ketentuan wakil rakyat pindah Caleg ke Parpo lain harus mengundurkan diri dan menyampaikan persyaratan administrasi tersebut melalui partai barunya.

“Itu dijelaskan Ketua KPU Padang Sawati, dan kawan-kawan konfirmasi ke KPU juga seperti itu,”ujar Elly, Rabu, 1 Agustus 2018.

Sementara itu sisa waktu perbaikan berkas bakal calon anggota dewan berakhir pada 31 Juli mendatang. Menurut aturan setiap anggota dewan yang ingin kembali mencaleg dari partai lain untuk Pemilu 2019 mendatang, satu dari sekian syarat yakni mengajukan surat pengunduran diri.

Menurut mekanisme yang berlaku, setelah persyaratan administrasi lengkap maka partai yang bersangkutan mendaftarkan para calegnya ke KPU sambil membawa dan menyerahkan berkas paling lambat tanggal 31 Juli 2018.

“Karena belum ada yang mengajukan surat pengunduran diri maka DPRD Kota Padang belum bisa menindaklanjutinya melalui rapat pimpinan untuk dikeluarkan rekomendasi,”ujar Elly.

Lima Anggota DPRD Kota Padang yang pindah Parpol, yaitu Zaharman dari Hanura ke PKS, Osman Ayub  ari Hanura ke Partai NasDem, dan Nila Kartika dari PPP ke Partai Demokrat. Ada juga Yendril dari Hanura mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat melalui PKB. Juga, Helmi Moesim dari Partai Golkar ke Partai Berkarya.

Ketua Partai Hanura Kota Padang, Elvi Amri mengaku telah mendengar perihal pindah partai tiga anggotanya tersebut. Dia juga mendengar kabar bahwa ketiganya sudah mengajukan surat pengunduran diri ke Pimpinan DPRD Kota Padang. Namun hingga saat ini partai dan fraksi belum menerima tembusan surat pengunduran diri yang bersangkutan.

Mengenai status Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Padang, Nila Kartika, anggota Fraksi PPP DPRD Kota Padang Maidestal Hari Mahesa menegaskan akan segera mengusulkan penggantinya.  “Diakan udah nyaleg di Partai Demokrat, jadi secara otomatis dia bukan lagi kader PPP dan harus segera kita usulkan penggantinya,” ujar pria yang akrab disapa Esa ini.

Ketua DPC PPP Kota Padang ini mengatakan, pengganti Nila Kartika diusulkan adalah Zubardi Koto. Proses kearah itu sudah dilakukan.
Esa juga menegaskan, anggota DPRD Kota Padang yang pindah Caleg ke partai lain, secara otomatis dia harus mengundurkan diri sebagai anggota dewan. Etikanya yang bersangkutan harus mengundurkan diri. (*)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...