Bukannya pesimis, Winda merasakan tantanngan yang berat dalam Pilgub di era covid-19 ini. Bayangkan, ujarnya, PPK yang belum genap sebulan dilantik terpaksa dinonaktifkan 22 Maret hingga 15 Juni 2020 silam. Begitu aktif kembali PPK bersitungkin melakukan ferivikasi vaktual data dengan memasang stiker coklit di pintu rumah penduduk. Akibat covid-19 ini, ruang dan waktu untuk sosialisasi juga jadi terbatas. Begitupun kampanye tatap muka nanti aturannya dibatasi hingga sekitar 25 orang saja.
Sosialisasi Pilgub untuk wartawan yang seharusnya digelar dalam satu ruangan terpaksa dibagi di tiga tempat, yakni, Wisma Pengeran dengan dengan moderator Kasbi, nara sumber Winda Aprizona dari KPU dan Jasriman Ketua PWI Padang Panjang. Kemudian di Hotel Rangkayo Basa, tampil sebagai pembicara Winda Aprizona dan Kadis Kominfo Padang Panjang, Ampera Salim. Sementara di kafe Aulia Hotel salah seorang nara sumbernya, Musriadi Musanif dari Harian Singgalang.