Kamis , 23 September 2021
Depan - Headline - Piala Asia U-16, Brunei Hempaskan Mariana Utara
Selebrasi pemain Brunai usai menjebol gawang Mariana Utara
Selebrasi pemain Brunai usai menjebol gawang Mariana Utara

Piala Asia U-16, Brunei Hempaskan Mariana Utara

Print Friendly, PDF & Email

Perawan Brunai Bobol di Menit Akhir

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Brunei Darussalam sukses meraih kemenangan pertama, dalam ajang kualifikasi Piala Asia U-16 Grup G, usai menekuk Kepulauan Mariana Utara dengan skor telak 5-1, di laga yang berlangsung di Stadion Madya, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Ak Md Idzzaham menjadi motor serangan timnas Brunei, setelah mencetak tiga gol dalam laga ini, disusul oleh dua gol dari Muhd Danisyh Syariee dan Md Syaherrul Effendy. Satu-satunya gol dari tim lawan, dicetak oleh Kohtaro Goto.

Laga cenderung berjalan dengan tempo lambat, meski begitu, Brunei lebih dahulu mencetak gol pada menit ke-49, melalui tendangan penjuru, antisipasi kiper Kepulauan Mariana Utara, Merrick Vicente Toves yang tidak sempurna, dimanfaatkan oleh Muhd Danisyh Syariee. 1-0 untuk Brunei.



Gol pembuka itu menjadi pelecut semangat bermain Brunei. Meski pada babak pertama, laga usai dengan skor yang sama.

Babak kedua, Brunei kembali menguasai jalannya pertandingan. Ak Md Idzzaham membuka tiga golnya di menit ke-60, disusul pada menit ke-73. Md Syaherrul Affendy mencatatkan namanya di papan skor menit ke-84.



Gawang Brunei harus kebobolan, kala Kohtaro Goto mencetak gol di menit ke-87. Idzzaham menutup pesta gol Brunei sekaligus mencetak gol ketiganya pada menit ke-92.

Skor ditutup untuk kemenangan Brunei 5-1. Brunei akan tampil kembali melawan Indonesia di hari Jumat, 20 September 2019 di Stadion Madya. Sementara Kepulauan Mariana Utara di stadion yang asama akan bertanding melawan Indonesia, Rabu, 18 September 2019 (Salih).

Tonton Video Kabut Asap Sibukkan Banyak Pihak

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bertekad Tetap Informatif, Pessel Gelar Bimtek Pemeringkatan untuk PPID Pembantu

SPIRITSUMBAR.com, Painan – Agenda besar tahunan yang dilakukan oleh PPID Utama Kabupaten Pesisir Selatan (Kab.Pessel) ...