Minggu , 19 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Piala AFF, Timnas U-15 Incar Kemenangan Kedua Atas Singapura
Timnas U-15 usai mengalahkan Vietnam
Timnas U-15 usai mengalahkan Vietnam

Piala AFF, Timnas U-15 Incar Kemenangan Kedua Atas Singapura

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Setelah menang atas Vietnam, tim nasional Indonesia langsung fokus menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Singapura. Timnas U-15 tetap menggelar latihan di Chonburi, Minggu (28/7/2019).

Pelatih Timnas U-15, Bima Sakti, mengatakan, sesi latihan yang diberikan berfokus kepada pemulihan para pemain. Sebab, kata Bima, pada turnamen ini tim juga saling beradu strategi dan cara menjaga kebugaran pemain yang akan bermain dua hari sekali.

“Hari ini kita fokus recovery, kita bagi latihan jadi dua grup; mereka yang main kemarin dan mereka yang belum main. Yang main kemarin, kita berikan latihan untuk pemulihan. Sementara khusus para pemain yang belum main kemarin, kita ada latihan khusus agar tetap bugar dan tetap siap ketika dipasang pertandingan besok,” ungkap Bima.




Bima mengatakan terus memotivasi anak-anak asuhnya agar tidak terbuai dengan kemenangan lawan Vietnam kemarin.

“Saya katakan kepada anak-anak agar kita lupakan pertandingan kemarin, tapi tetap jadikan motivasi, jadikan pelajaran, dan ketika ada kekurangan kita perbaiki. Jika kita bisa terus menjaga ini, kita optimis bisa meraih hasil terbaik lagi,” tambahnya.
Artikel Lainnya

loading…


Pelatih asal Balikpapan tersebut juga berterima kasih atas doa dan dukungan masyarakat. “Kami terima kasih buat bangsa Indonesia yang telah mendoakan kita. Kita menang kemarin karena tidak terlepas dari doa mereka,” tutur mantan kapten Timnas Indonesia tersebut.

Timnas U-15 bersiap menghadapi Singapura pada lanjutan Piala AFF U-15 2019 di IPE Stadium, Chonburi, Senin sore (29/7/2019). Pertandingan ini akan berlangsung pada pukul 15.00 WIB.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...