Minggu , 19 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Perumda Air Minum Padang Bantu Masyarakat Kurang Mampu untuk Sambungan Baru

Perumda Air Minum Padang Bantu Masyarakat Kurang Mampu untuk Sambungan Baru

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Padang mendapatkan Hibah Air Bersih sebanyak 5.000 sambungan untuk masyarakat kurang mampu.

Hal ini disampaikan Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, S.Sos, MM, saat coffee morning dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS), di Padang, Jumat (20/8/2021).

“Hibah air bersih ini merupakan program unggulan Perumda air minum Kota Padang yang dibiayai pemerintah pusat. Jadi, warga yang biasa membayar Rp.1,5 juta untuk penyambungan air ke rumahnya, dengan program hibah air bersih ini hanya bayar 100 ribu saja untuk biaya administrasi,” ungkap Hendra didampingi Kepala Bagian Humas, Adi Zein.

Selain itu, Hendra juga memaparkan sejumlah program unggulan Perumda air minum Padang guna mempermudah masyarakat mendapatkan air bersih.

Ada Pamsimas yang merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pamsimas ini merupakan program penyediaan air minum untuk masyarakat yang tinggal di wilayah yang sulit air.

“Nah, program Pamsimas ini untuk membantu masyarakat yang kesulitan air. Selain itu juga ada program menyiapkan kran air siap minum yang ditempatkan di area area publik seperti di kawasan rumah sakit dan kantor pemerintahan,” jelas Hendra dalam diskusi dengan anggota JPS yang dipandu oleh pentolan JPS, Adrian ‘Toaik’ Tuswandi.

Selintas Hendra menjelaskan terkait perubahan nama PDAM Kota Padang yang didirikan 30 Desember 1974, kemudian pada 15 Januari 2020 berubah menjadi Perumda Air Minum Kota Padang. (Rel)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...