Termasuk, sarana pengendalian habitat penting ekosistem penyu, rehabilitasi habitat ikan napoleon dan ekosistem terumbu karang, serta peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia).
Kegiatan ini juga dihadiri secara daring maupun luring oleh perwakilan dari Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut (KKHL), instansi Provinsi Sumatera Barat, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, dan KOMPAK Raja Samudera.
Sementara itu, APJK Ahli Madya, Ihsan Ramli, mewakili Direktur KKHL menyampaikan bahwa kemitraan yang dibangun berdasarkan asas kesetaraan kedua belah pihak dapat menciptakan kerja-kerja konservasi yang meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan.
“Kerjasama yang sudah disepakati harus diimplementasikan dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi keanekaragaman hayati dan ekonomi masyarakat sekitar,” katanya. (*)