Minggu , 26 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Peringati Bagindo Aziz Chan, Ini Yang Dilakukan Pemko Padang
Peserta Napak Tilas peringatan gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan oleh Pemko Padang (foto Humas)
Peserta Napak Tilas peringatan gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan oleh Pemko Padang (foto Humas)

Peringati Bagindo Aziz Chan, Ini Yang Dilakukan Pemko Padang

Print Friendly, PDF & Email
Cover Edisi 18 Tahun III/5-11 April 2016
Cover Edisi 18 Tahun III/5-11 April 2016

Spirit Sumbar – Untuk mengenang gugurnya pahlawan nasional Bagindo Aziz Chan, Pemerintah Kota Padang bersama elemen pemuda melaksanakan napak tilas jejak pejuang bangsa.

Baca: Napak Tilas Bagindo Aziz Chan XII, Ini Syarat dan Jadwal

Napak tilas yang diikuti hampir 3.000 peserta dari provinsi Sumatera Barat, Riau Jambi dan Bengkulu ini dilepas di Balaikota Padang, Senin (18/7/2016) malam, menempuh rute sejauh 15 kilometer yang berakhir di Lapangan Imam Bonjol, Selasa (19/7/2016) pagi.

“Napak tilas untuk memperingati gugurnya pahlawan nasional Bagindo Aziz Chan. Tujuannya, agar nilai-nilai perjuangan pahlawan dapat diwarisi generasi muda,” kata Walikota Padang H. Mahyeldi usai pelepasan peserta di Aia Pacah.

Ia mengaku bangga dengan antusiasme yang ditunjukkan peserta. Mereka rela berdandan ala tempo dulu dan berjalan menempuh jarak yang jauh sepanjang malam menunjukkan semangat perjuangan kekinian.

“Saya bangga, peserta tampak antusias dan menunjukkan semangat perjuangan kekinian,” ujarnya.

Baca: Napak Tilas Bagindo Aziz Chan Diminati Provinsi Luar Sumbar

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Padang selaku panitia menyebut, peserta napak tilas tahun ini diikuti oleh peserta dari luar provinsi Sumatera Barat, yaitu dari Kampar provinsi Riau, Jambi dan Bengkulu.

Panitia juga menyediakan hadiah dua unit sepeda motor dan hadiah lainnya untuk peserta yang dinilai terbaik. “Paniatia sediakan dua unit sepeda motor bagi peserta terbaik,”tukasnya.

Bagindo Azis Chan lahir di Padang 30 September 1910. Ia gugur dalam tugas sebagai Walikota Padang kedua, 19 Juli 1947. Bagindo ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia pada 9 November 2005.

DATUAK

Spirit Sumbar
Spirit Sumbar

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Cabor Gantole, Sumbar Unggul 2 Ronde di Kategori Ketepatan Mendarat

SPIRITSUMBAR. com, – Sempat tertunda karena cuaca buruk pada pertandingan awal cabang olahraga (Cabor) Gantole ...