Depan - Berita Pilihan - Pergantian Tahun, Polsek Sungai Beremas Amankan Puluhan Liter Miras Tradisional

Pergantian Tahun, Polsek Sungai Beremas Amankan Puluhan Liter Miras Tradisional

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Pasaman Barat – Jelang malam pergantian tahun baru  2021 Jajaran Satuan Polisi Sektor Sungai Beremas berhasil mengamankan tujuh puluh liter minuman keras tradisional, tuak di dua lokasi berbeda pada Selasa 29 Desember 2020.

Kapolsek Sungai Beremas Iptu Alfian Nurman membenarkan penangkapan miras tersebut. Dia menambahkan kegiatan tersebut dalam rangka cipta kondisi di tengah masyarakat, Agar tidak melakukan perayaan ataupun penyakit masyarakat dalam  menyambut malam pergantian tahun baru 2021.

Ia mengatakan, giat Operasi cipta kondisi menekan peredaran miras  dan miras tradisional jenis tuak serta tindak pidana lainnya.



Ia menceritakan puluhan liter tuak di amankan di dua lokasi beberapa yakni

Kedai Hendra (28 th) alamat Jorong PB I Nagari Parit Kecamatan Koto Balingka dengan barang bukti yang diamankan 2 (dua) dirigen berisikan miras tradisional tuak sebanyak 35 Liter.

Sementara di lokasi kedua yakni Kedai Simus ( 47 th) yang beralamat diJorong Kampung Padang Utara Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai beremas berhasil diamankan barang bukti  1 satu dirigen berisikan tuak 35 liter.

terhadap pemilik warung diberikan teguran agar tidak lagi menjual atau menyediakan miras tuak tersebut serta seluruh barang bukti diamankan ke Mapolsek Sungai Beremas.

Kapolsek juga menghimbau kepada lapisan masyarakat agar tidak melakukan euforia malam pergantian tahun baru, tidak mengkomsumsi Minuman beralkohol ataupun tuak,apalagi minuman alkohol dan tuak oplosan dicampur bahan berbahaya yang dapat merusak kesehatan bahkan menyebakan kematian.

Serta masyarakat dihimbau agar tidak berkerumun tetap pakai masker, cuci tangan dan beribadah dirumah. Tutup Kapolsek Iptu Alfian Nurman mengakhiri pembicaraannya. (BUYUNG)

Tip & Trik

loading…


 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bertekad Tetap Informatif, Pessel Gelar Bimtek Pemeringkatan untuk PPID Pembantu

SPIRITSUMBAR.com, Painan – Agenda besar tahunan yang dilakukan oleh PPID Utama Kabupaten Pesisir Selatan (Kab.Pessel) ...