Minggu , 19 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Pengurus Pondok Al Quran Ikuti Workshop
Juara lomba bercerita Kabupaten Agam (foto Irman Naim)
Juara lomba bercerita Kabupaten Agam (foto Irman Naim)

Pengurus Pondok Al Quran Ikuti Workshop

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Lubuk Basung – Asisten II Bidang Pembangunan Ekonomi dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Agam,  Ir. Isman Imran, M. Si, mengatakan bahwa Al Qur’an di samping ibadah bagi yang membacanya juga sebagai obat penawar hati yang lebih ampuh dari obat generik lainnya.

Ditambahkannya Pemberantasan buta huruf Al Quran sekaligus penanaman nilai-nilai sedini mungkin, Dengan membaca Al Qur’an, segala kegundahan hati akan terobati, karena gerakan gemar membaca Al Qur’an sudah menjadi agenda nasional dan daerah Kabupaten Agam ungkapnya yang didampingi Kabag Kesra Syatria.

Yosman kasubag Agama , dalam sambutannya pada Pelatihan Pengurus Pengelola Pondok Al Quran se- Agam di Hotel Cimpago Guguak Bulek Bukittinggi, Minggu (22/10) dia mengatakan bahwa membaca dan mendengarkan orang membaca Al Qur’an bernilai ibadah.

Hal itu juga diperlombakan dari berbagai tingkat umur melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Namun demikian, pengaruh era informasi dan teknologi saat ini, amatlah sulit untuk mencari para Qori dan Qoriah, yang diharapkan mampu membaca Al Qur’an dengan baik.

Sebab itu, untuk melahirkan para generasi muda pandai baca Al Qur’an dan cinta Qur’ani, mereka perlu belajar dan mempelajari dan memahami Algur’an, baik melalui pondok Al Qur’an, seperti Tempat Pendidikan Qur’an (TPQ), dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dan pendidikan agama lainya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Agam,Syatria juga mengatakan bahwa pelatihan pengurus Pondok Al Qur’an se- Agam diharapkan akan mampu menjawab berbagai persoalan yang terjadi selama ini. Untuk itu diperlukan pengelolaan pondok Al Qur’an secara baik dan profesional terang Satria.

Kegiatan pelatihan ini dikuti sebanyak 60 orang peserta utusan dari 39 pondok yang berasal dari 16 Kecamatan di Agam , yang mana tersebut di laksanakan selama 3 hari, mulai pada 22 sampai 24 Oktober 2017.Mudah mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan keagamaan generasi muda yang cinta Alquran. (Irman Naim)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...