Beranda - Headline - Pengunjung Gempar, Sosok Pria Tergeletak di Pasar Cik Puan Pekanbaru
Petugas Gugus Tugas Covid-19 Pekanbaru Riau menyelamatkan seorang pria lansia tergeletak di meja lapak pedagang Pasar Cik Puan Sukajadi Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Riau,
Petugas Gugus Tugas Covid-19 Pekanbaru Riau menyelamatkan seorang pria lansia tergeletak di meja lapak pedagang Pasar Cik Puan Sukajadi Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Riau,

Pengunjung Gempar, Sosok Pria Tergeletak di Pasar Cik Puan Pekanbaru

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Pekanbaru – Pengunjung Pasar Cik Puan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau di Jalan Tuanku Tambusai digemparkan lantaran adanya sosok lelaki tergeletak tak bergerak di meja lapak kosong milik pedagang kaki lima Kamis (21/5/2020) pagi.

Informasi cepat merebak, sampai akhirnya petugas kesehatan Kota Pekanbaru dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru berseragam putih turun ke tempat kejadian peristiwa (TKP).

Mengenakan pakaian lengkap hazmat, alat pelindung diri (APD) dan mobil ambulance Kota Pekanbaru menunggu di depan pasar itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Pekanbaru menghampiri korban yang tergeletak tak bergerak.

Petugas berusaha membangunkan korban, tapi korban tak bergerak juga. Sementara pedagang dan pembeli ramai berkerumun melihat kejadian tersebut.


Akhirnya petugas Gugus Tugas membawa korban dengan tandu ke dalam mobil ambulance. Pedagang diperintahkan menjauh dan mengosongkan TKP tersebut saat korban akan dievakuasi dari TKP ke ambulance.

Tragisnya, sebagian pedagang seperti tak peduli sehingga terdengar suara aparat memerintahkan masyarakat dan pedagang yang melihat agar bubar dan menjauh.

Belum diketahui apakah korban terserang Covid-19 atau tidak. Bagaimana kondisi sebenarnya juga belum diketahui. Karena belum ada keterangan resmi dari Tim Gugus Tugas Covid-19 dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Nazir, serta aparat kepolisian setempat.

Selanjutnya >>>



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pimpinan DPD RI Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila Secara Virtual

Spiritsumbar.com, Jakarta – Nono Sampono menghadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Gedung Nusantara ...