Beranda - Pendidikan - Artikel - Pengembangan Smart ASN Sijunjung
Riyon
Riyon

Pengembangan Smart ASN Sijunjung

Print Friendly, PDF & Email

Oleh :  Riyon

Jum’at  (8/3/2019) lalu terjadi mutasi besar-besaran di Pemkab Sijujung. Sebanyak 223 pejabat dari Eselon IIb sampai IV di lantik oleh Bupati Sijunjung Drs. H. Yuswir Arifin.MM.Dt. Indo Marajo. Bahkan dikaitkan dengan reformasi birokrasi, Bupati H. Yuswir Arifin juga melaunching Sakip Jaya, Sijunjung Jaya.

Saya pribadi masih ingat tahun 2018 kemarin, ketika Menteri PANRB  saat itu, Asman Abnur menyampaikan  penguatan reformasi birokrasi  telah mengalami banyak kemajuan. Seperti kenaikan nilai rata-rata reformasi birokrasi kementerian/lembaga hingga level kota dan kabupaten.

Dari tahun 2015-2017 nilai reformasi birokrasi  adalah tingkat pengembangan instansi pemerintah dalam penerapan budaya anti korupsi, pelaksanaan anggaran, secara efektif dan efisien. Serta mengutamakan kualitas pelayanan publik yang diperuntukkan kepada masyarakat.

Kementerian PANRB terus memacu penerapan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP). Tujuannya menurut Hasman Abnur  agar instansi dapat  mempertanggungjawabkan ukuran target kinerja yang jelas, transparansi,serta menghemat anggaran melalui kegiatan yang berdampak langsung pada pencapaian sasaran pembangunan.

Menurut Asman Abnur dengan penerapan SAKIP di beberapa kalangan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi,telah terjadi efesiensi anggaran sangat luar biasa Rp 41,15 triliun

Pada sisi lain, dorongan akuntabilitas kinerja, pada 2017 dilakukan penyelarasan sistim perencanaan, penganggaran dan informasi kinerja seluruh Kementerian/Lembaga dengan memanfaatkan “Aplikasi Krisna” . Hal ini tampak terwujud kata Hasman Abnur menambahkan.  Berkat kalaborasi Kementerian PANRB Bappenas,  & Kementerian Keuangan. Sedangkan untuk pemerintah daerah  sedang dilakukan pendampingan penerapan “Aplikasi SEPAK@T”  kepada 21 Pemerintah  Prov/Kab/Kota akan bertambah lagi sekitar 370 Pemda.

Peningkatan budaya anti korupsi juga terlihat  dari 109 unit keja  Wilayah Bebas Korupsi (WBA) dan 18  unit kerja  Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Sekarang kita kembali di Pemkab. Sijunjung, tentu apa yang disampaikan Bupati H. Yuswir Arifin Dt. Indo Marajo,  ketika memberikan sambutannya dalam acara  Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Dan Pelantikan: Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat  Administrator, Dan Pejabat  Pengawas Beserta Kepala Puskesmqas di Lingkungan Pemerintah Kab. Sijunjung di Gedung Pancasila Jum’at (8/3) lalu.

Makna  Lounching SAKIP JAYA, agar dipahami, dilaksanakan dengan berbagai inovasi kinerja bagi para pejabat yang baru dilantik. Karena Bupati H. Yuswir Arifin juga wanti-wanti tentang pengejawantahan dari P3D harus tercapai pada 2019 dan seterusnya.

Halaman

[  1  ]    [  2  ]

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Darul Siska menyerahkan bantuan pada relawan Covid-19

Darul Siska Salurkan Bantuan Pangan Tambahan pada Relawan Covid-19

SPIRITSUMBAR.COM, Padang – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Drs. H. Darul Siska, ...