Depan - Covid19 - Pengemasan Beras Masih Berlangsung, Warga Diminta Sabar
Proses pengemasan dan kegiatan pendistribusian beras di Tanah Datar
Proses pengemasan dan kegiatan pendistribusian beras di Tanah Datar

Pengemasan Beras Masih Berlangsung, Warga Diminta Sabar

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Tanah Datar – Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma berharap kepada seluruh masyarakat Tanah Datar untuk bersabar sampai beras bantuan didistribusikan sampai di nagari.

“Proses pengemasan beras dan kegiatan pendistribusian tentu butuh waktu dan saat ini terus berjalan, keterbatasan tenaga dan armada memang jadi kendala, karena itu tentu diharapkan masyarakat yang terdata dalam 40.600 KK untuk bersabar,” ujar Wabup saat meninjau pendistribusian bantuan beras di Kantor Wali Nagari Parambahan, Senin (11/5/2020).

Hari ini, tambah Wabup, di beberapa nagari lainnya saat ini juga sedang lakukan pendistribusian beras bantuan ini.

“Hari ini di Nagari Gurun 921 KK, Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Tarab 161 KK, Nagari Koto Tuo 174 KK, Nagari Padang Laweh 309 KK, Nagari Rao-Rao 285 KK, Nagari Talang Tangah 112 KK, Nagari Tanjuang Barulak 304 KK,” ujarnya.



“Selanjutnya, Nagari Saruaso 1.072 KK, Nagari Pagaruyung 786 KK, Nagari Cubadak 469 KK, Nag Limo Kaum 886 KK, Nagari Simawang 1.071 KK dan Nagari Andaleh Baruh Bukik 127 KK,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Nagari Parambahan Robi Yasdi atas nama masyarakat Parambahan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyalurkan bantuan beras bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona.

“Ada 454 KK di Nagari Parambahan dari lima jorong yang terdiri dari Jorong Tigo Batua 122 KK, Jorong Silabuak 122 KK, Jorong Kubu Manganiang 49 KK, Jorong Tigo Niniak 59 KK dan Jorong Kubu Batanduak 102 KK dengan total beras sebanyak 8.018 kg,” ujarnya.

“Tentu bantuan ini sangat bermanfaat bagi penerima dan juga bisa membantu ojek, karena menggunakan jasa mereka dalam distribusi di nagari,” tukasnya. (David)



 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Padang Lakukan Penyekatan PPKM dari RT Hingga Kelurahan

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV harus diimbangi dengan pengawasan ...