Selasa , 24 November 2020
Beranda - Pendidikan - Artikel - Pengambilan Keputusan Saat PJJ Masa Covid-19
Siska Eka Putri.
Siska Eka Putri.

Pengambilan Keputusan Saat PJJ Masa Covid-19

Print Friendly, PDF & Email

Pembelajaran daring merupakan bentuk penyampaian pembelajaran konvensional yang dituangkan pada format digital melalui internet. Pembelajaran daring dianggap menjadi satu-satunya media penyampaian materi antara guru dan peserta didik, dalam masa darurat pandemi.

Proses pembelajaran daring sebenarnya tidak mudah. Dalam proses pelaksanaannya, banyak keterbatasan dan permasalahan yang terjadi di lapangan saat ini.

Pertama, Fasilitas pendukung pembelajaran daring yang kurang memadai. Pembelajaran yang baik harus didukung fasilitas yang memudahkan untuk belajar. Tidak semua peserta didik memiliki fasilitas yang memadai. Misalkan tidak memiliki smartphone atau laptop, daya beli kuota internet yang rendah dan lain sebagainya.



Kendala kepemilikan perangkat elektronik dalam mendukung PJJ dilaporkan oleh Kemendikbud bahwa sebesar 40,5 persen peserta didik yang mengalami kendala kurangnya fasilitas pendukung pembelajaran berupa laptop, android, internet, dan listrik (Kemendikbud, 2020). Sementara hal tersebut adalah modal utama untuk mengikuti pembelajaran daring.

Kedua, kemampuan ekonomi orangtua peserta didik dalam pembelian kuota internet. Dalam situasi pandemi ini banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan atau menurun pendapatnya karena dirumahkan sementara waktu.

Rendahnya kemampuan ekonomi mengakibatkan tidak sanggup berlangganan wifi, atau membeli quota dan paket data. Hal ini membuat peserta didik tertinggal dalam mengikuti pembelajaran dan informasi yang ada.

Ketiga, Kemampuan literasi yang rendah. Pelaksanaan aktivitas belajar dirumah dengan media daring menuntut guru dan peserta didik untuk menguasai media dan aplikasi yang beragam.Dalam pembelajaran berbasis daring, aktivitas literasi terhadap teknologi dan pengusaan media yang beragam ini sangat menentukan.

Hal ini merupakan kemampuan mendasar dalam aktivitas belajar daring, dimana ketika seorang guru atau peserta didik tidak menguasai media literasi terhadap teknologi pembelajaran daring maka aktivitas belajar daring tidak bisa berjalan dengan baik.

Diantara aplikasi belajar daring tersebut seperti zoom, google class room, google meet, kine master dan sebagainya. Namun belum semua guru saat ini melek teknologi dan dapat menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran tersebut.

<<< Sebelumnya   Selanjutnya>>>

 [ 1 ]   [ 2 ]   [ 3 ]   [ 4 ]   [ 5 ]

 

Tip & Trik

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terima hibah aset barang milik negara

Dharmasraya Terima Hibah KemenPUPR Senilai Rp 31,7 Miliar

SPIRITSUMBAR.COM, Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terima hibah aset barang milik negara dari Direktorat Jenderal ...