Minggu , 19 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Penemuan Mayat Gegerkan Warga Koto Gadang

Penemuan Mayat Gegerkan Warga Koto Gadang

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Penemuan mayat dalam rumah, gegerkan warga di Jorong Ranah Mulia, Kenagarian Koto Gadang, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada Ahad siang (8/8/2021).

“Benar, tadi siang pada hari minggu (8/8/2021) sekira pukul 12:30 wib. Anggota kami yang lagi piket di Polsek Sungai Rumbai mendapat informasi dari masyarakat ada penemuan mayat di dalam rumah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) di Jorong. Ranah Mulia Kengarian Koto Gadang Kecamatan Koto Besar Kabupaten. Dharmasraya, ” ujar Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono melalui Kapolsek Sungai Rumbai AKP Andri Nugroho Saputro yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Sungai Rumbai Ipda A Agung Ngurah Santa.

Mendapat infomasi dari masyarakat tersebut, aparat bersama Kanit Reskrim Polsek Sungai Rumbai Ipda A Agung Ngurah Santa bersama anggota Polsek Sungai Rumbai menuju ke TKP untuk melakukan penyilidikan dan keterangan saksi saksi di sekitar TKP.

“Setelah kami melakukan penyilidikan penemuan mayat dalam rumah tersebut, bernama Junaidi Pagilan Mas Jun umur 55 tahun yang beralamat Jorong. Ranah Mulia Kengarian Koto Gadang Kecamatan Koto Besar Kabupaten. Dharmasraya” ujarnya.

Menurut keterangan saksi, pintu depan rumah korban dalam keadaan terkunci. Kemudian saksi memanggil korban hingga pintu belakang rumahnya. Dilihat dari belakang oleh saksi korban telah tergeletak di ruangan tengah.
Melihat kondisi tersebut saksi, memanggil warga sekitarnya untuk minta tolong ada penemuan mayat dalam rumah.

“Sebagian warga menghubungi kami dari Polsek Sungai Rumbai.
Kemudian korban yang telah meninggal dunia dalam rumahnya di bawah ke RSUD Sungai Rumbai.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar malam ini untuk di lakukan pemeriksaan otopsi.
apa penyebab kematiannya? Masih dalam penyilidikan pihak kepolisian. (Eko)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...