Depan - Berita Pilihan - Pemilihan Bamus Ujung Gading, Ihwan Menang Telak

Pemilihan Bamus Ujung Gading, Ihwan Menang Telak

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.Com,Pasaman Barat – Pemilihan Anggota Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Ujung Gading periode 2021 – 2027 sukses digelar oleh panitia seleksi Pemerintahan Nagari Ujung Gading.

Ihwan menang telak salah satu dari empat orang calon anggota Badan Musyawarah (Bamus) Nagari yang ikut maju dalam pemilihan Bamus Nagari Ujung Gading.

Terpilihnya sebagai anggota Bamus Ihwan siap jalankan visi dan misi untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

“Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan amanah dan kepercayaan sebagai perwakilan Anggota Bamus Nagari Ujung Gading untuk periode 2021-2027, ” kata Ikhwan anggota Bamus terpilih. Jum’at, 9 April 2021.

“Empat calon yang maju dalam pemilihan ini, Alhamdulillah, saya telah diamanahkan oleh masyarakat dengan memperoleh 21 suara dari 39 suara pemilih dari perwakilan unsur,” sebutnya.

Ihwan menyampaikan, Pemilihan anggota Bamus yang digelar di Kantor Wali Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), pada Kamis, 8 April 2021.

“Pemilihan Bamus ini berdasarkan dari perwakilan unsur yang ada dalam satu kejorongan, seperti unsur Ninik Mamak, Bundo Kanduang, Cadiak Pandai, dan Pemuda,” jelasnya.

Ikwan menambahkan, dirinya mengharapkan dukungan dan masukan dari semua pihak terutama dari Masyarakat, dan Pemerintahan Nagari. Menurutnya, karena tanpa bantuan dari semua pihak dirinya bukan siap-siapa.

Sementara itu, Ashabil Yamin salah seorang masyarakat setempat mengatakan, ia sangat mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan Pemilihan Bamus dengan cara demokrasi tersebut.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ikhwan dan anggota Bamus terpilih lainnya, dan selamat menjalan tugas yang telah diamanahkan masyarakat,” ujarnya (S/B)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

KI Sumbar gelar bimtek dengan Mentawai

3 Komisioner KI Sumbar Keroyok PPID Mentawai

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Jarak bukan menjadi penghalang bagi Komisi Informasi Sumatera Barat ((KI Sumbar) untuk ...