Minggu , 29 November 2020
Beranda - Berita Pilihan - Peduli Pandemi, Yonif 131 Gelar Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis

Peduli Pandemi, Yonif 131 Gelar Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Payakumbuh – Dalam bentuk kepedulian dalam masa pandemi Yonif 131/Brs melaksanakan sunatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan ini digelar jelang penugasan Satgas Pamtas RI-PNG T.A 2021, pada latihan penyiapan pratugas yang dilaksanakan di daerah Taram, Kab. 50 Kota, Yonif 131/Brs melaksanakan sunatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat yang berada di sekitar daerah latihan. Kegiatan sunatan masal ini berlangsung selama kegiaatan Latihan Yonif 131/Brs hingga akhir desember mendatang  

Kegiatan ini juga disaksikan langsung oleh Ketua tim Waslat dari Staf Latihan AD Kol Inf Agus Saeful, Kabaglat Rindam I/BB dan seluruh unsur pelatih.



Danyonif 131/Brs, Letkol Inf Muhammad Erfani., S.H., Mtr (Han) didampingi, Wadan yonif 131/Brs Mayor Ahmad Muzani pada Kamis (19/11/2020), menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu wujud pembinaan teritorial di bidang kesehatan yang nantinya akan dilaksanakan rutin saat penugasan ke Papua.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang memanfaatkan momen kegiatan ini untuk silaturahmi dengan Prajurit dari Yonif 131/Brs dan sebagai wujud kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Sementara, Dokter Yonif 131/Brs, Lettu CKM dr. Muhammad Hendra Rizki menyampaikan kegiatan ini melibatkan personil kesehatan Yonif 131/Brs yang dilatihkan secara teori dan praktek selama kurang lebih 5 bulan. Nantinya akan mereka aplikasikan di tempat penugasan Papua sektor utara (Skouw) sebagai ujung tombak kesehatan di setiap pos dan daerah/desa binaan di tempat penugasan.

Di akhir acara anak-anak yang telah melaksanakan sunat mendapatkam makanan bubur dan cindera mata (Kain Sarung) dari Yonif 131/Brs. Seluruh kegiatan tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan Covid 19. (rel)

Tip & Trik

loading…


 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin dalam kegiatan FGD dengan tema "Implementasi Peran dan Tugas DPD RI Dalam Rangka Pemantauan dan Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah" di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah

Mahyudin: DPD RI Punya Peran Strategis Dalam Pembentukan Hukum Pusat dan Daerah

SPIRITSUMBAR.COM, Kalimantan Tengah – Wakil Ketua DPD RI Mahyudin mengatakan DPD RI memiliki peran yang ...