Beranda - Covid19 - PDIP Sumbar Donasikan 900 Set APD dan 3.900 Masker untuk Nakes
Pengurus PDIP Padang, menyerahkan APD dan masker medis donasi Alex Indra Lukman (Ketua PDIP Sumbar) dan Albert Hendra Lukman (Ketua PDIP Padang) pada petugas Puskemas Lubeg, Rabu (6/5/2020).
Pengurus PDIP Padang, menyerahkan APD dan masker medis donasi Alex Indra Lukman (Ketua PDIP Sumbar) dan Albert Hendra Lukman (Ketua PDIP Padang) pada petugas Puskemas Lubeg, Rabu (6/5/2020).

PDIP Sumbar Donasikan 900 Set APD dan 3.900 Masker untuk Nakes

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – DPD PDIP Sumbar dan Fraksi PDIP DPRD Sumbar, mendistribusikan  900 set Alat Pelindung Diri (APD) serta 78 kotak masker medis untuk tenaga kesehatan (Nakes), sepanjang Rabu (6/5/2020)

Penyerahan dilakukan pada tiga rumah sakit Tipe B, yakni  RS Bhayangkara,  RS Yos Sudarso dan RST Reksodiwiryo serta 23 Puskesmas di Kota Padang, .

“Ratusan APD ini sengaja kita bagi rata, karena kita menyadari, petugas medis di Puskesmas jadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di masa wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid19) ini,” ungkap Ketua PDIP Sumbar, Alex Indra Lukman dalam pernyataan tertulis, Senin (11/5/2020).

Penyerahan APD di Puskesmas Seberang Padang
Penyerahan APD di Puskesmas Seberang Padang



Artikel Lainnya

loading…


Dikatakan Alex, dirinya menyediakan sebanyak 490 APD. Sedangkan Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman mengalokasikan 410 APD. Sedangkan masker medis sebanyak 78 kotak isi 50 piece (total 3.900 piece masker-red).

Untuk 23 Puskemas di Padang itu, Alex mengalokasikan masing-masingnya sebanyak 20 set APD, sedangkan Albert menyediakan masing-masingnya 10 set. Untuk masker medis, setiap Puskemas mendapatkan jatah 3 kotak.

Sementara, RS Bhayangkara, Yos Sudarso dan Reksodiwiryo, mendapatkan 10 set APD dari Alex Indra Lukman. Sedangkan dari Albert Hendra Lukman, RS Bhayangkara dan Yos Sudarso mendapatkan 70 set APD serta RS Reksodiwiryo 40 set APD. Untuk masker medis, ketiga rumah sakit ini mendapatkan masing-masing 10 kotak.

“Semoga, bantuan kita yang tidak seberapa ini, bisa membangkitkan moral dan semangat paramedis kita yang tengah berjuang menurunkan kurva wabah Virus Corona ini di lapangan,” harap Alex.

Supaya Cepat Dimanfaatkan

Terpisah, Albert Hendra Lukman mengatakan, APD dan masker medis ini sengaja didistribusikan langsung ke petugas medis di lapangan.

“Niat kita hanya satu, bagaimana APD dan masker medis ini bisa segera dimanfaatkan para medis yang jadi ujung tombak pelayanan di masyarakat,” terang Albert.

Membagikannya langsung, urai dia, juga tak lepas dari kebutuhan APD dan masker medis yang sangat tinggi setiap harinya. “Penyerahan langsung ini, kami maksudkan untuk membantu pemerintah dalam hal distribusi,” terangnya.

“Semoga, kepercayaan diri paramedis kita dalam melayani masyarakat, jadi lebih baik dengan adanya persediaan APD dan masker medis di tempat kerja mereka,” ungkap Albert yang juga ketua PDIP Padang itu.

Dikatakan Albert, bantuan yang diserahkan langsung ini, juga telah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kota serta Wali Kota Padang.

Penyerahan APD di RST Reksodiwiryo
Penyerahan APD di RST Reksodiwiryo

“Untuk distribusi ini, di antaranya diantar langsung kader PDIP Padang seperti Erdi Janur dan lainnya,” ungkap Albert.

Puskemas yang mendapatkan bantuan dari Alex dan Albert itu yakni Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun, Puskesmas Dadok Tunggul Hitam, Puskesmas Belimbing, Puskesmas Kuranji, Puskesmas Nanggalo Siteba, Puskesmas Lapai, Puskesmas Alai, Puskesmas Air Tawar, Puskesmas Ulak Karang, Puskesmas Padang Pasir, Puskesmas Andalas dan Puskesmas Lubuk Begalung.

Penyerahan APD di Puskesmas Air Tawar
Penyerahan APD di Puskesmas Air Tawar

Kemudian, Puskesmas Bungus, Puskesmas Lubuk Kilangan, Puskesmas Rawang, Puskesmas Pemancungan, Puskesmas Seberang Padang, Puskesmas Pauh, Puskesmas Pengambiran, Puskesmas Lubuk Buaya, Puskesmas Anak Air, Puskesmas Ikur Koto serta Puskesmas Ambacang. (relis)

 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Calon gubernur Sumbar Nasrul Abit berdialog dengan Niniek Mamak Nan Duo Puluah di Kantor KAN Indrapura, Sabtu, 28 November 2020

Ninik Mamak Indrapura : Malu Kalau Nasrul Abit Kalah di Pessel

SPIRITSUMBAR.COM, Pesisisr Selatan – Ninik Mamak Nan Duo Puluah, Kecamatan Indrapura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), ...