Depan - Headline - PDAM Kota Padang Panjang, Dulu Rugi Rp 1 M, Kini Mulai Untung
Seorang pengendara melewati gedung PDAM Padang Panjang ( foto Yetti Harni / Spirit Sumbar )
Seorang pengendara melewati gedung PDAM Padang Panjang ( foto Yetti Harni / Spirit Sumbar )

PDAM Kota Padang Panjang, Dulu Rugi Rp 1 M, Kini Mulai Untung

Print Friendly, PDF & Email

Dari kelima sumber mata air itu, sumber LMK, Kandang Ditabek dan Sungai Andok kualitas airnya sangat bagus. Sedang Tungku Sadah dan Sawahliek kualitas airnya terkadang turun; airnya keruh di saat atau usai hujan lebat. Solusinya, pertama, saat keruh airnya tidak disuplai. Kedua, bak reservoarnya dibersihkan.

Upaya tambahan menunjang kualitas air, Jev menyebut PDAM memberi sedikit kaporit/gas klor. Itu sebabnya, kenapa air PDAM Padang Panjang yang sampai ke para pelanggan nyaris tanpa aroma kaporit/gas klor. Tapi itu bukan berarti air PDAM yang sampai ke pelanggan siap diminum.




Ada memang layanan air siap minum yang disuguhkan oleh PDAM Padang Panjang untuk public sejak 2018. Tapi itu hanya ada di beberapa tempat tertentu. Salah satu adanya keran khusus di samping kanan halaman Gedung Kantor PDAM, pertigaan jalan raya Padang-Bukittinggi/Solok pusat kota ini.

Artikel Lainnya

loading…


Sedang untuk mengurangi kehilangan air pada jaringan pipa PDAM, dalam dua tahun ini juga turun 1,48 persen yakni dari 34,48 persen pada 2017 ke 33.00 persen (2019). Meski belum sampai ke posisi 20 persen, seperti disyaratkan oleh pemerintah pusat. Tapi itu selain ikut membantu peningkatan layanan air secara kuantitas, juga kualitas.

Karena, dengan berkurangnya pipa yang bocor, juga akan mengurangi potensi air tanah masuk ke pipa PDAM. Sebab, air tanah bisa masuk ke pipa yang bocor, bila tekanan air di dalam pipa berkurang/lemah. Yang dikhawatirkan, jika air tanah yang masuk ke dalam pipa itu tercemar bakteri, seperti bakteri ecoli.

Sementara dari segi jumlah pelanggan, juga terjadi peningkatan dari 7.934 SR (sambungan rumah) pada 2018 ke 8.715 SR pada 2019. Dari 8.715 SR pelanggan tadi, sekitar 86 persen di antaranya adalah dari kelompok rumah tangga. Sisanya, dari kelompok niaga 11 persen, instansi pemerintah 2 persen dan sosial 1 persen.

Selanjutnya >>>>>

Halaman

[  1  ]    [  2  ]    [  3  ]

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Padang Lakukan Penyekatan PPKM dari RT Hingga Kelurahan

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV harus diimbangi dengan pengawasan ...