Senin , 28 September 2020
Beranda - Covid19 - Pasien Positif Covid-19 Kota Solok Meningkat Karena Masyarakat Mulai Jenuh
Walikota Solok, H. Zul Elfian SH.Msi menerima rombongan Tim dari Menkopolhukam yang diketuai oleh Kolonel Inf. Soetikno Suleman

Pasien Positif Covid-19 Kota Solok Meningkat Karena Masyarakat Mulai Jenuh

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com,Solok– Semenjak diberlakukannya new normal,  pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Solok  mengalami peningkatan kasus dari sebelumnya. Ini terjadi karena masyarakat  akhir-akhir ini terlihat sudah mulai jenuh dengan kondisi dan mengabaikan protokol penceghan Covid-19.

Hal itu diunkapkan Walikota Solok, H. Zul Elfian SH.Msi saat menerima rombongan Tim dari Menkopolhukam yang diketuai oleh Kolonel Inf. Soetikno Suleman, di ruang rapat Wali Kota Solok, Selasa (4/8).

Turut hadir pada kesempatan itu, Komandan Distrik Militer 0309/Solok Letkol. Arm. Reno Triambodo, Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, Asisten III Sekda Kota Drs. Muhammad, M.Si serta Kepala OPD terkait.

“Kami sangat bangga dan bahagia atas kunjungan bapak terkait penanganan Covid-19 oleh Satgas Pemko Solok. Semenjak diberlakukannya new normal, Kota Solok  mengalami peningkatan kasus dari sebelumnya. Kita sebagai Satgas Penanganan covid-19, akan tetap berupaya, berusaha dan bekerja keras, agar Kota Solok hijau kembali dan bebas dari wabah virus ini,”ujar Zul Elfian.

Lebih jauh dikatakannya, masyarakat  akhir-akhir ini terlihat sudah mulai jenuh dengan kondisi dan mengabaikan protokol penceghan Covid-19. Namun demikian jika kondisi ini dibiarkan berlarut larut, tentunya akan berdampak terhadap risiko penyebaran virus berbahaya ini.

“Sebagai pemerintah daerah, kita tetap harus bekerja  dan tidak boleh pernah menyerah untuk menghimbau dan mengedukasi masyarakat. Ini bukan wabah biasa, untuk itu  tetaplah laksanakan protokol kesehatan saat keluar rumah, agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus  ini” jelas Zul Elfian.

Dijelaskannya, Pemko Solok sekarang juga fokus dalam penanganan pemulihan perekonomian pasca PSBB menuju new normal. Saat New Normal, Kota Solok sedikit shock karena sebelumnya  bisa menekan laju perkembangan masuknya wabah ke daerah ini. Akan tetapi sekarang kita menemukan beberapa orang  terinfeksi Covid-19.

Pemerintah bersama Satgas Covid-19 Kota Solok berusaha keras agar bisa kembali menekan laju perkembangan penyebaran wabah ini, dan melakukan tracking agar cepat memutuskan  rantai penyebarannya. Kita berharap agar masyarakat selalu disipilin dan melaksanakan himbauan pemerintah dan Satgas, agar kota benar-benar pulih kembali.

Sementara itu, Ketua Tim dari Menkopolhukam, Kolonel Inf. Soetikno Suleman mengatakan, Pemerintah Pusat dalam penanganan covid ini terdiri dari 2 Satgas, yaitu Satgas Penanganan Covid-19, dan Satgas Pemulihan Ekonomi. Nantinya daerah juga akan mengarah seperti yang dilakukan pemerintah pusat.

“Saya berterimakasih atas sambutan pak Wali Kota Solok yang begitu peduli akan Kota Solok ini. Maksud dan tujuan kami kesini untuk melihat penanganan dan perkembangan covid-19 di Kota Solok,”kata Soetikno.

Disebutkannya, ketika rapat dengan Presiden terkait perubahan PSBB ke new normal, nama Provinsi Sumatera Barat sangat tersorot oleh Presiden Jokowi, karena dinilai cukup berhasil dalam penanganan covid 19 ini.

“Presiden juga bilang contoh cara Provinsi Sumatera Barat saat menangani wabah virus ini dan jadikan sebagai Rujukan Nasional oleh Provinsi yang ada di Indonesia” ujar Soektino.

Soetikno mengaku sengaja diutus oleh Menkopolhukam untuk meninjau cara Pemerintah Kota Solok melakukan Penanganan oleh Satgas Covid-19 dan sejauh mana keteribatan TNI dan Polri di lapangan.

“Kota Solok juga termasuk daerah yang cukup baik dalam penanganan dan mengedukasi masyarakat terhadap berbahaya wabah ini. Semua hasil yang kami dapat hari ini akan kami paparkan kembali kepada Bapak Menkopolhukam,”pungkasnya. (L 10 NY)

Tentang Eri Satri

mm

Baca Juga

Satu Pegawai Kejari Dharmasraya Terpapar Covid-19

Spiritsumbar.com, Dharmasraya – Klaster perkantoran coronavirus disease 2019 (covid 19) terjadi di kabupaten Dharmasraya, Satu ...