Depan - Pendidikan - Apresiasi - Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Polres Dharmasraya Gelar Operasi Yustisi

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Polres Dharmasraya Gelar Operasi Yustisi

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Masa pandemi belum berakhir, Anggota Polres Dharmasraya melakukan Operasi Yustisi dengan mambagikan masker kepada warga di pasar Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat pada Ahad (30/5/2021).

Operasi dipimpin oleh Kabag Op Polres Dharmasraya Sumatera Barat Kompol Nasrul Efendi.

Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.I.K, M.T., melalui Kabag Op Polres Dharmasraya Sumatera Barat Kompol Nasrul Efendi mengatakan, tujuan kegiatan Operasi Yustisi di Pasar Sungai Rumbai ini adalah untuk mengurangi atau memutuskan mata rantai, penyebaran Covid 19 di tempat keramaian terutama di Pasar.

Apalagi saat ini diduga ada varian baru di berbagai daerah. “Kalau untuk kabupaten Dharmasraya yang selama lama ini dalam Zona Kuning, tadi pagi saya dapat laporan dari Pimpinan kami Kabupaten Dharmasraya kembali dalam Zona Oranye. Ini membuktikan ada peningkatan dalam covid 19.Dengan demikan kami menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan dan menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah,” ujarnya.

“Kami menyatakan secara tegas, untuk tidak meremehkan kondisi saat ini,karena Virus Covid 19 sangat berbahaya. Kita bisa melihat tayangan berita baik televisi atau media online, banyak telah jadi korban akibat covid-19 tersebut,” ujarnya.

Dia mengharapkan kepada Tim Gugus Tugas Covid Kabupaten Dharmasraya untuk bersama sama berkerja, menggiatkan masyarakat. “Agar betul betul mematuhi Protokol Kesehatan -19 yang telah di perintahkan oleh pemerintah pusat dan untuk di laksanakan pada kabupaten Dharmasraya tegas, Kabag Op Polres Dharmasraya Sumatera Barat Kompol Nasrul Efendi (eko)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Polda Sumbar Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19 di BPBD Sumbar

SPIRITSUMBAR.com, Padang –  Polda Sumbar menghentikan penyelidikan perkara dugaan korupsi dana Covid-19‎ di BPBD Sumbar ...