Beranda - Berita Pilihan - Pandemi Covid 19, 644 Kepala Keluarga Nagari Sungai Aur Bersyukur Dapat Bantuan
Wali Nagari Sungai Aua Erwin Lubis menyerahkan BLT yang bersumber dari Dana Desa 2020 kepada warga penerima manfaat
Wali Nagari Sungai Aua Erwin Lubis menyerahkan BLT yang bersumber dari Dana Desa 2020 kepada warga penerima manfaat

Pandemi Covid 19, 644 Kepala Keluarga Nagari Sungai Aur Bersyukur Dapat Bantuan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Pasaman Barat – Sebanyak 664 Kepala Keluarga yang terdaftar sebagai keluarga penerima mamfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) memperoleh bantuan yang disalurkan melalui Pemerintahan Nagari Sungai Aur yang bersumber dari Alokasi Dana Desa tahun 2020.

“Ya sebanyak 664 Kepala Keluarga di Sungai Aur telah kita salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap I dengan Rp 600 ribu/bulan/KK selama tiga bulan,” ujar Sekretaris Nagari Yulhandri kepada Media ini.

Ia merinci , tahap I Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Nagari Sungai Aua dengan jumlah penerima mamfaat sebanyak 644 Kepala Keluarga yang bersumber dari Alokasi Dana Desa, telah di salurkan kepada penerima mamfaat BLT dengan jumlah Rp 600 ribu selama 3 Bulan Periode bulan April, Mei dan Bulan Juni.

Sedangkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap II terhitung Bulan Juli, Agustus dan Bulan September telah dilakukan kesiapan alokasi yang bersumber dari alokasi Dana Desa dengan jumlah penerima mamfaat berjumlah 644 Kepala Keluarga masing – masing tiap bulannya Rp.300.000 terhitung bulan Juli, Agustus dan September.



Dana desa tahap kedua akan diprioritaskan untuk BLT (bantuan langsung tunai) guna meringankan beban warga tidak mampu yang terdampak pendemi Covid-19. Ia menjelaskan hal ini sesuai dengan instruksi Menteri Keuangan di mana seluruh pemerintah desa wajib memprioritaskan dana desa tahap kedua untuk penyaluran bantuan tunai langsung.Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), anggaran dana desa memang dialihkan menjadi BLT dana desa sebagai upaya perlindungan sosial. Belum pastinya akhir dari pandemi corona membuat BLT dana desa diperpanjang hingga Desember 2020.

Sebelum Dana Bantuan Sosial langsung tunai dibagikan kepada warga Wali Nagari Sungai Aur Erwin Lubis mengingatkan kepada warganya,bahwa bantuan ini merupakan bantuan pandemi wabah Covid-19,ini sebagai kepedulian pemerintah untuk membantu warga dalam kondisi wabah Corona Covid – 19.

Ia mengatakan,dalam menyalurkan Bantuan Sosial Berupa Bantuan Langsung Tunai seperti yang diinstruksikan oleh Pusat kepada masyarakat yang belum tersentuh bantuan melalui anggaran Dana Desa antara 20-30 persen dari nilai Dana Desa dengan nilai bantuan Rp 600.000/ bulan / KK selama tiga bulan kedepan dimulai sejak April, Mei dan Bulan Juni.

Semoga bantuan langsung tunai ini bisa bermanfaat bagi masyarakat semua,dan dana BLT ini akan diperpanjang selama 3 bulan dengan Senilai Rp300 ribu/ bulan /KK terhitung bulan Bulan Juli, Agustus dan Bulan September tidak seperti BLT sebelumnya”Terang Wali Nagari.

Salah Seorang penerima mamfaat BLT Abdil Somad menambahkan, dana bantuan sosial BLT Dana Desa merupakan hak kewajibanya warga yang mendapatkan, yang sudah sesuai dengan prosedur.Tapi kewajibannya sebagai warga juga harus mengikuti aturan pemerintah, Seperti ada gotong royong dan kegiatan lainnya.

“Terimakasih kepada pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Daerah, yang sudah membantu warga kami di Sungai Aur dalam pandemi covid-19. Bantuan Sosial baik langsung Tunai dan Berupa Sembako.”Ucap Abdil Somad.

Sekretaris Nagari Sungai Aur Yulhandri menambahkan,warga kenagarian sungai aur yang mendapat Bantuan Sosial dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) sebanyak 664 KK, untuk periode pertama Rp 600 ribu/bulan/KK telah disalurkan kepeda masing – masing rekening yang bersdangkutan serta sudah dimamfaatkan oleh penerima bantuan.

Yulhandri selaku sekretaris Nagari Sungai Aur membacakan peraturan menteri. Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 7 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa Tahun 2020.

Kepala desa dimintak untuk segera menyusun RKP desa perubahan dan APBDes perubahan dengan memperhatikan sebagai berikut: 1) Penggunaan alokasi dana desa (ADD)dan Bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah (BHPDRD) di utamakan untuk pembayaran penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa dan perangkat Desa.

Juga, 2) Penggunaan dana Desa di prioritaskan untuk,-padat karya tunai desa (PKTD)-pencegahan dan penanganan Virus Corona (Covid19)-Bantuan Langsung Tunai dana Desa (BLT Dana Desa). 3) Ada penyaluran BLT dana desa diperpanjang 3 bulan sebesar Rp300 rb,per/ KK (Juli, Agustus dan September). 4) BLT dana desa sebagaimana dimaksud poin 2 dapat di salurkan sepanjang dana desa tahun anggaran 2020 masih tersedia. 5) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT dan dana desa poin 2 mengikuti data KPM sebelumnya kecuali di ubah melalui musyawarah desa khusus.

Masyarakat Nagari Sungai Aur yang sudah mendapatkan Bantuan pada program PKH,Pangan Non Tunai, bantuan yang bersumber dari pemerintah lainya sudah tidak mendapatkan kembali dana dari desa berupa BLT (Bantuan Langsung Tunai) karena dana BLT di prioritaskan bagi yang belum mendapatkan bantuan lainnya ” Sebut Yulhandri. (Adv/BUYUNG)

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Tokoh Masyarakat Tanjung Gadang datangi Mapolres Sijunjung

4 Awak Bus ALS Lakukan Pembunuhan, Tokoh Masyarakat Tanjung Gadang Datangi Polres Sijunjung

SPIRITSUMBAR.COM, Sijunjung – Terungkapnya kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh 4 awak Bus ALS di ...