Beranda - Berita Pilihan - Pagi Ini, Positif Corona di Sumbar Bertambah 7 Kasus
Rapid test terhadap klaster pedagang pasar pulau punjung dan ibu hamil sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19 (foto Eko - Spirit Sumbar)
Rapid test terhadap klaster pedagang pasar pulau punjung dan ibu hamil sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19 (foto Eko - Spirit Sumbar)

Pagi Ini, Positif Corona di Sumbar Bertambah 7 Kasus

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat kembali melaporkan penambahan kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat pada Selasa, 2 Juni 2020.

“Dari 1.102 sample yang diterima dan diperiksa, terkonfirmasi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 7 orang,” ungkap Jasman Rizal, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Barat.

Hal tersebut, kata Jasman lagi, berdasarkan laporan dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc., pada Selasa, 02 Juni 2020, pada pukul 07.30 WIB.


“Kota Padang 6 kasus tambahan positif dan Kabupaten Sijunjung 1 kasus,” jelas Kepala Dinas Kominfo Sumatera Barat ini.

Menurutnya, Kota Padang masih dari hasil tracing cluster Pasar Raya, sedangkan Kabupaten Sijunjung dari cluster Lapas. “Artinya yang telah terkonfirmasi positif sampai hari ini adalah 574 orang,” ujar Mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar ini.



Sementara itu, terkait tambahan pasien sembuh dan meninggal, Jasman berjanji akan melaporkannya pada Selasa sore, 2 Juni 2020. “Untuk tambahan sembuh dan rincian yang lain-lain akan kami sampaikan nanti sore,” ungkapnya.

Sehari sebelumnya dari data Senin (1/6/2020), Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan Sumatera Barat salah satu dari 15 provinsi yang 0 kasus.  (Salih)

Baca : Pemerintah Tegaskan 15 Provinsi Sudah 0 Kasus

Tip & Trik

loading…


<<< Sebelumnya

Selanjutnya>>>

 



Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Saat New Normal Jangan Abaikan Penyebaran Covid-19

Spiritsumbar.com,Arosuka- Meskipun sudah memasuki era new normal, namun jangan sampai mengabaikan kemungkinan penyebraan pandemi covid-19 yang ...