Beranda - Berita Pilihan - Padang Panjang Tampil Jadi Bintang HUT Koperasi se-Sumbar

Padang Panjang Tampil Jadi Bintang HUT Koperasi se-Sumbar

Print Friendly, PDF & Email

Padang Panjang, spiritsumbar.com – Kota Padang Panjang tampil jadi bintang pada peringatan hari koperasi ke-73/2020 se-Sumatera Barat di Padang, Rabu (22/7). Sebab, ada tiga penghargaan diraih di tingkat Sumbar. Pertama, Padang Panjang dinyatakan sebagai Kota Koperasi Syariah oleh Gubernur Irwan Prayitno.

Kedua, Kota Padang Panjang meraih penghargaan sebagai daerah dengan kinerja koperasi Terbaik-II di Sumbar, setelah Kota Padang (Terbaik-I). Ketiga, KPN Balaikota Padang Panjang yang bertemu dengan sejumlah koperasi besar dalam lomba koperasi tingkat Sumbar tahun 2020 meraih Juara-IV.

Diduga, karena prestasi-prestasi itulah Walikota Padang Panjang, Fadly Amran, tidak saja dapat undangan hadir pada peringatan Hari Koperasi ke-73 di Gubernuran di Padang dengan peserta upacara terbatas itu. Tapi juga diminta memberi kata sambutan pada acara yang diikuti oleh kota/kabupaten seSumbar secara virtual itu.


Laporan Walikota Fadly Amran, seperti dikutip oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Panjang, Ampera Salim, pembangunan koperasi syariah di Padang Panjang adalah  salah satu dari 30 program unggulannya bersama Wakil Walikota Asrul dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2018-2023.

Terkait program itu, capaian hingga pertengahan 2020 ini dari 49 buah jumlah koperasi aktif di Padang Panjang, sekitar 50% nya sudah melaksanakan pola syariah. Sisanya dalam proses persiapan transisi dari pola konvensional ke syariah. Target akhir RPJM 2018-2023 semua koperasi di kota ini akan berpola syariah.

Sementara di segi pelaksanaan rapat anggota tahunan (RAT) tahun 2019, terpisah Kepala Dinas Koperindag setempat, Arpan, menyebut sudah terwujud 20 koperasi. Berikut, ada 19 koperasi sudah menyampaikan laporan keuangan tahun 2019, tapi belum bisa laksanakan RAT, karena terkendala Covid-19.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dari 39 koperasi yang sudah menyampaikan laporan keuangan tahun 2019 itu, tercatat KPN Balaikota peraih sisa hasil usaha (SHU) tertinggi yakni Rp 960 juta, hampir Rp 1 milyar. Berikut disusul Kencana Rp 680,1 juta, Kokandiko Dikbud Rp 531,6 juta, KPN Sedar Rp 388,3 juta, dan SMKN-1 Rp317,4 juta.

KPN (Koperasi Pegawai Negeri) Balaikota merupakan salah satu koperasi di Padang Panjang yang sudah menerapkan pola syariah. Perolehan SHU (keuntungan)nya yang naik cukup tajam dari Rp 724 juta pada 2018 ke Rp 960 juta pada 2019, bukti keberhasilan sejak koperasi ini bergeser ke pola syariah.

Sesuai keterangan Ketua KPN Balaikota Padang Panjang, Dr.Winarno, kepada The Public, total pendapatan KPN ini pada 2019 Rp 2,050 milyar. Terbesar diperoleh dari usaha simpan-pinjam (ijarah) Rp 1,3 milyar, kata Winarno, yang juga Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Padang Panjang.(Yetti Harni).

Tip & Trik

loading…

(sc_adv_out = window.sc_adv_out || []).push({
id : “761473”,
domain : “n.ads1-adnow.com”
});

Tentang Yetti Harni

mm

Baca Juga

Simpan Sabu dan Ekstasi Dalam Kotak Rokok, Dua Pemuda pengangguran Diringkus Polisi

Spiritsumbar.com,Solok– Satuan Resnarkoba Polres Solok Kota  meringkus dua pemuda pengangguran yang menyimpan Narkotika jenis sabu ...