Nevi menambahkan, selain kesadaran untuk melakukan personal branding di media sosial, setiap publik figur mesti dapat mengkondisikan para pengguna media sosial menjadi lebih baik.Serta, lebih bijak dalam membagikan konten pribadi ataupun konten yang bersifat informatif.
“Apabila kita salah dalam menampilkan personal branding kita di media sosial, maka impresi yang dihasilkan juga salah. Sehingga penilaian orang lain pun juga salah mengenai diri kita, maupun partai, ” ujarnya.
Istri Gubernur Sumbar periode 2010-2021 ini mengatakan ada manfaat yang dapat diambil jika personal branding dilakukan di media sosial.
Pertama, kita dapat menunjukkan perbedaan diri kita dengan orang lain. Kedua munculnya kredibilitas yang membuat diri kita mendapat pengakuan di bidang keahlian yang kita miliki.
Ketiga, menjadi bukti eksistensi diri kita di media sosial dan keempat yaitu membantu kita untuk dapat memperluas jaringan koneksi kita dengan orang lain.
Sehingga pada akhirnya dengan personal branding melalui media sosial kita mampu untuk menunjukkan kelebihan atau kemampuan dengan lebih mudah dan luas jangkauannya.