Selasa , 28 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Nevi Zuairina Minta Pemerintah Percepat Digitalisasi Pedagang Pasar
Hj. Nevi Zuairina
Hj. Nevi Zuairina

Nevi Zuairina Minta Pemerintah Percepat Digitalisasi Pedagang Pasar

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Anggota DPR RI Komisi VI Nevi Zuairina meminta percepatan digitalisasi pedagang pasar

Hal itu disampaikan Nevi Zuairina Rapat Kerja antara DPR RI dengan Kementerian Perdagangan yang membahas Rencana kerja anggaran kementerian dan lembaga tahun 2022 .

Nevi menekankan, dengan adanya pandemi COVID-19 menyebabkan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam berbelanja. Jika sebelumnya masyarakat melakukan aktifitas jual-beli secara offline.

Adanya pandemi memaksa masyarakat untuk melakukan aktifitas jual-beli secara online. Pada akhirnya masyarakat menjadi terbiasa serta lebih menyukai belanja secara online.

“Berbagai perubahan prilaku masyarakat dalam melakukan berbagai transaksi, sangat berpengaruh terhadap perkembangan pedagang pasar rakyat”, tutur Nevi.

Politisi PKS ini mengungkapkan, data DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) ada sekitar lima juta pedagang pasar atau 43 persen dari 12 juta pedagang pasar tradisional di berbagai daerah terpaksa tutup akibat sepinya pasar dan minimnya pembeli semenjak pandemi.

“Adanya perubahan perilaku masyarakat untuk melakukan jual-beli secara online harus diikuti dengan digitalisasi bagi pelaku usaha mikro-kecil yang ada di Pasar Rakyat.

“Karena jika tidak maka mereka akan semakin tergerus dan bisa punah. Terlebih lagi Komisi VI baru saja membahas RUU tentang Pengesahan ASEAN Agreement On Electronic Commerce, di mana akan berdampak pada semakin hilangnya batas perdagangan antar negara”, urainya.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 tercatat jumlah pasar rakyat di Indonesia sekitar 15.657 unit dan jumlah pedagang 2.818.260 orang.

Data tersebut menunjukkan, akan ada banyak pedagang pasar rakyat yang terkena dampak perubahan pola perilaku konsumen jika Pemerintah tidak segera melakukan digitalisasi pada pasar rakyat.

“Saya meminta, Kementerian Perdagangan untuk melakukan digitalisasi para pedagang pasar rakyat dalam RKA/KL TA 2022. Pemerintah perlu melakukan digitalisasi. Serta upaya pendampingan dan pelatihan bagi pedagang pasar rakyat ini melalui kerja sama dengan pelaku ekosistem digital atau founder platform digital, ” ujarnya.

Sehingga diharapkan semakin banyak pedagang pasar rakyat yang menggunakan teknologi digital agar mereka bisa tetap bertahan di masa pandemi dan tidak tergerus karena perubahan zaman”, tutup Nevi Zuairina.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PON XX Papua, Cricket Sumbar Optimis di Sisa Pertandingan Kelas Egthies

Jayapura – Dalam lanjutan PON XX Papua 2021, cabang olahraga Cricket di kelas Egthis, tim ...