Minggu , 26 September 2021
Depan - Headline - Nagari Tamparungo Anggarkan Rp 208 juta sukses ODF 2020.
rapat koordinasi dengan Ketua tim teknis
rapat koordinasi dengan Ketua tim teknis

Nagari Tamparungo Anggarkan Rp 208 juta sukses ODF 2020.

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Sijunjung – Di daerah yng masuk dalam klaster zona merah tentang BABS, harus membuat komitmen bebas BABS dan sukses ODF 2020.

Sejalan tercapainya Kab . Sijunjung bebas ODF, bahkan direncanakan pada Hari Jadi Kab Sijunjung 18 Februari 2020, Bupati Sijunjung H. Yuswir Arifin .Dt.Indo.Marajo akan melauncing Kab. Sijunjung 2020 bebas ODF.

Untuk itu sudah berjalan 1 minggu Forum Kabupaten Sijunjung Sehat (FKSS) Melakukan pembina,an ke Nagari-Nagari yang katagorinya masalah BABS dan ODF pada titik zona merah, dan peningkatan komitmen Nagari tersebut bebas dari ODF.




Senin (20/1/2020) meluncur ke Nagari Tamparungo Kec. Sumpur Kudus langsung dipimpin oleh Ketua FKSS, Fajar Septrian,SE beserta anggota dan tim di bagi menjadi 2 bagian.Tim 1, Fajar Septrian, H.Khairudrin, Ari Viona dan Lilisdianti ke Nagari Sisawah.Tim II, Priyono, H.Amrizal dan Djamaluddin ke Nagari Tamparungo dan kalau ke Sisawah memang melewati Tamparungo dulu dengan catatan tidak Melalui Padang Laweh.

Artikel Lainnya

loading…


Tujuan FKSS turun tersebut, selain pembinaan Pokja Nagari Sehat ( Poknas) juga, sejauh mana pencapaian ODF. Tentu Wali Nagari harus membuat komitmen dengan warganya program ODF 2020 tercapai sasarannya. Lebih jauh tentang topografi Nagari Tamparungo memang dililit oleh perbukitan karts, selain tanahnya lereng perbukitan sangat labil, rentan dengan longsor, seperti pada sa,at seperti ini, Kab Sijunjung selalu di guyur hujan tiap hari., warga harus selalu waspada. Jumlah penduduk 552 KK atau 1.969 orang. Kondisi rumah penduduk banyakan di pinggir jalan menuju Sisawah dan di tepi sungai.

Wali Nagari Tamparungo, Endar Saputra, telah berkomitmen Sukses ODF 2020 dengan menganggarkan dana desa Rp 208 juta lebih. Namun bagi warga yang belum punya jamban keluarga, Endar Saputra membikin surat himbauan kepada warganya, agar kalau buang air besar bisa numpang kerumah famili yang punya jamban, atau ke jamban yang ada di Musholla. “Kami akan buat kometmen dengan warga dan sepakat mensukseskan program ODF,” tutur Endar Saputra, kepada FKSS.

Sementara dalam pembina,an Pokja Nagari Sehat (Poknas) Priyono dan H.Amrizal menjelaskan, , lahirnya komitmen dan tertuang dalam kesepakatan bersama mensukseskan program ODF menekankan sepertinya wajib. Bahkan pencairan dana nagari acuannya harus sukses ODF tahun 2020 ini,” ujar Priyono.

Diakui H. Amrizal dalam pemicuan merubah kebiasaan yang terbiasa BAB di sungai, memerlukan pendekatan yang reponsif,serta pemahaman .Misalnya, ada WC dirumah yang di tepi air , itu tinja dari closet tidak boleh , dengan pipa pralon di alirkan ke sungai, bisa terjadinya pencemaran.Misalkan kotoran orang tadi di makan ikan, , berarti ikan sudah menimbulkan dampak telah tercemar/ tidak sehat.Tentu kalau di makan orang/dimasak juga bisa tidak sehat menimbulkan berbagai penyakit, seperti diare dan penyakit lainnya- papar H. Amrizal.

Untuk mengejar sukses tercapainya Program ODF di Nagari yang keberada,annya di zona merah dan kuning, maka FKSS non stop selana 6 hari turun je Nagari-nagari tersebut. Yang terpenting sudah ada tertuang komitmen /kesepakatan stop BABS dan sukseskan ODF 2020 di Kab. Sijunjung,- di Nagari Nagari-seru Ketua FKSS Fajar Septrian. ( Riyon Tidar)




Simak Video : Turis China, Hadangan Virus Corona

 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...