Jumat , 17 September 2021
Depan - Berita Pilihan - NA-IC Bertekad Jadikan Masjid Raya Sumbar Serasa Masjidil Haram dan Nabawi

NA-IC Bertekad Jadikan Masjid Raya Sumbar Serasa Masjidil Haram dan Nabawi

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Padang – Sumatera Barat (Sumbar) sudah punya masjid megah, yakni Masjid Raya Sumbar. Masjid yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sumbar merupakan kebanggaan bagi masyarakat Ranah Minang.

Namun, kondisi saat ini masih terasa  belum maksimal. Oleh sebab itu, pasangan Nasrul Abit – Indra Catri (NA-IC) berkeinginan masjid kebanggaan masyarakat Sumbar itu serasa Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Juru Bicara Tim Pemenangan NA-IC, Hidayat, menjelaskan bahwa memakmurkan dan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat merupakan salah satu program unggulan pihaknya.



Mereka ingin Masjid Raya Sumbar dikelola secara modern dengan “bercita rasa” Masjidil Haram dan Nabawi.
“NA-IC ingin mewujudkan masjid yang aman, nyaman, bersih, memiliki imam besar, dan menjadi pusat kegiatan umat,” ujar Hidayat, Ahad (18/10/2020).

Ia menjelaskan bahwa dalam program unggulan NA-IC, Masjid Raya Sumbar akan ditata dan dikelola sebaik mungkin dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Seperti menjadikan taman sebagai pusat kegiatan umat, memanfaatkan gedung-gedung di sana sebagai pusat dan taman pengajian Alquran dan hadits.

“Kita ingin Masjid Raya Sumbar menjadi tempat anak-anak belajar Al quran dan hadits, tempat masyarakat berkeluh-kesah kepada ulama, pusat kajian keislaman mulai dari kajian akidah hingga fiqih. Dengan begitu, persoalan umat tidak diselesaikan di warung atau kedai kopi, tetapi di masjid,” ucapnya.

Untuk mengelola masjid, Hidayat mengatakan bahwa pihaknya akan melibatkan tenaga profesional dari berbagai bidang ilmu, seperti agama, managemen, bahkan hiburan (entertainment).

“Kita harus punya imam besar tetap yang fasih bacaannya, punya sound system yang bagus sehingga salat serasa di Nabawi. Kita juga harus punya pustaka Islam sebagai pusat pembelajaran. Kita ingin memanfaatkan taman sebagai tempat berjualan bagi pelaku UMKM, seperti sajadah dan sebagainya. Bisa juga kita sediakan semacam studio mini untuk memutar film sejarah Islam dan tokoh Islam Minangkabau,” tuturnya.

Pihaknya merencanakan semua pengelolaan Masjid Raya Sumbar itu agar persoalan umat Islam di Sumbar bisa terselesaikan dengan tetap mengadopsi falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

“Ini gagasan dan kecil yang punya manfaat besar. Masjid Raya Sumbar bisa menjadi contoh bagi masjid-masjid lain di daerah. Kami akan wujudkan ini jika NA-IC terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Kami di legislatif akan dorong dengan regulasi karena pengelolaan masjid ini di bawah Pemprov Sumbar,” katanya.

Tip & Trik

loading…


 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Supardi bersama 4 Remaja Parlemen asal Sumbar

Supardi Beri Dukungan, 4 Siswa Sumbar Ikut Parlemen Remaja

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi dukung ...