Minggu , 26 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Muatan Lebih, Keberangkatan KMP Ambu – Ambu Sikakap – Padang Sering Tertunda
KMP Ambu-ambu yang dipenuhi barang para pedagang
KMP Ambu-ambu yang dipenuhi barang para pedagang

Muatan Lebih, Keberangkatan KMP Ambu – Ambu Sikakap – Padang Sering Tertunda

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Kepulauan Mentawai – Putus asa dan emosi menyatu dalam diri masyarakat Pulau Pagai, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar)

Hasil kebun sebagai tulang punggung ekonomi sebagian masyarakat nyaris tak terjual. Kapal Motor Penumpang (KMP) Ambu-ambu hanyalah satu satunya alat transportasi yang menggerakkan hasil kebun mereka. Itupun, hanya berlayar sekali dalam sepekan.

Jika hasil panen berlimpah, bukannya keberuntungan yang mereka dapat. Karena Kapal Motor Penumpang itu, tak bakalan sanggup untuk mengarungi lautan ke Kota Padang. Karena, over capacity atau kelebihan muatan bakal jadi penghalang untuk berlayar.

Tak bisa dipungkiri, Kota Padang, adalah satu-satunya untuk memasarkan hasil kekayaan alam mereka. Sebenarnya, trayek Pagai – Padang dilayani oleh 2 armada. Satu lagi ada KMP Gambolo yang berangkat tiap Ahad sore. Namun, kapal ini diduga masih dalam perbaikan, lantaran dihempas gelombang pada Januari 2021.

Seperti yang terjadi pada Rabu (25/8/2021). KMP Ambu-ambu kembali tertunda jadwal keberangkatannya dari Sikakap ke Padang karena kelebihan muatan pisang dan jengkol.

Feri (52), salah seorang
penumpang KMP Ambu-ambu menuturkan keberangkatannya kembali tertunda. Menurutnya, saat ini kondisi muatan kapal dari Sikakap menuju Padang penuh dengan muatan pisang dan jengkol.

“Sangat melebihi muatan dari yang semestinya. Tidak ada pedagang yang mau mengalah untuk mengurangi barang bawaannya. Akhirnya kapal tidak bisa diberangkatkan. Penumpang terlantar sekian puluh jam,” ujarnya.

Dia menjelaskan keberangkatan semestinya Rabu sore, akhirnya kapal bisa berangkat pagi. “Berapa biaya penumpang. Belum lagi masalah keselamatan penumpang, ” ujarnya.

Dia berharap pihak ASDP bisa mencarikan solusi terhadap kondisi yang terjadi. Apalagi, masalah ini sufah sering terjadi. “Pertanyaannya, siapakah yg bisa menertibkannya? Padahal kapal adalah KMP adalah Kapal Motor Penumpang, bukan kapal barang.

Tangga untuk jalan penumpangpun ditutup karena banyaknya barang. Yang kita khawatirkan kalau terjadi masalah kemanakah jalur evakuasinya?, ” ujarnya.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...