Beranda - Headline - MTQ ke-39 Lubeg, Dirsan : Gali Potensi Banuaran untuk Yang Terbaik
Dirsan
Dirsan

MTQ ke-39 Lubeg, Dirsan : Gali Potensi Banuaran untuk Yang Terbaik

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Padang – Keinginan Camat Lubuak Bagaluang, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat untuk mengedepankan qori dan qoriah dari warga sendiri yang akan tampil mewakili kelurahan di ajang Musabaqah Tilawatil Al Qur’an (MTQ) Nasional ke-39 tingkat Kecamatan Lubuak Bagalung mendapat respon positif dari berbagai elemen masyarakat.

Lurah Banuaran Nan XX, Dirsan, S.Sos menyambut baik dan menyokong keinginan dari camat tersebut. Bahkan, dia bertekad untuk mengirimkan kafilah yang murni warga Banuaran Nan XX. (Baca : MTQ ke-39 Lubeg, Wilman Mukhtar Haramkan Kafilah Impor)

“Untuk apa berprestasi tinggi tapi diperkuat oleh orang lain. Padahal, ivent ini untuk menggali bibit potensial di daerah sendiri agar bisa berprestasi. Jika masih mendatangkan orang lain, kapan anak anak kita, bisa menguji kemampuan untuk merengkuh prestasi,” ujar Dirsan, melalui selulernya, Ahad (8/3/2020).


Artikel Lainnya

loading…


Dirsan mengaku telah bertegas tegas dengan panitia seleksi agar melakukan seleksi secara objektif dan transparan. Malahan, dia mengaku telah merangkul semua RT, RW dan tokoh masyarakat agar ikut menyukseskan MTQ ini.

“Agar kegiatan ini bisa berjalan sukses, kita libatkan semua pihak. Termasuk warga dan jamaah masjid, agar ikut memberikan sumbangan. kita kumpulkan melalui RT dan RW. Alhamdulillah, semua sudah beres,” ujarnya.

Terkait seleksi, dia tegaskan ambil yang terbaik dari warga sendiri. “Pantia seleksi mesti bekerja profesional dan harus melibatkan semua pihak yang dianggap kompeten dalam melakukan seleksi. Kita tidak ingin kecolongan dengan upaya yang tidak benar, seperti memakai peserta dari daerah lain,” tegasnya.

Dia minta tim seleksi harus welcome pada semua pihak dan bersedia menerima masukan. Apalagi dengan sesama tim seleksi, harus selalu membangun komunikasi.

Harapan sama, juga dilontarkan salah seorang warga Banuaran Nan XX, Cici. Menurutnya, iven ini merupakan sebagai ajang untuk menggali potensi tunas bangsa dibidang keagamaan. Untuk itu dia menegaskan, seleksi yang baik akan menghasilkan qori dan qoriah yang terbaik.

“Jangan seleksi hanya sekedar formalitas, pada akhirnya yang diutus justru bukan yang terbaik. Ini juga tidak benar, apalagi semua akan dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Dia memberi contoh pengalaman pribadi saat seleksi pada iven Semarak Muharram. Lantaran diundang, dia telah membawa anak untuk diseleksi. “Sudah susah susah datang, seleksi malah tak dilakukan. Tragisnya, yang dikirim justru anak yang lain. Konon, anak itu justru kalah WO diajang tersebut, lantaran tidak hadir. Kita berharap ini tak terjadi lagi,” ujarnya. (Salih)

Simak Video : Berbuat di Tanah Telantar

 



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Jumlah Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Solok Meningkat

Spiritsumbar.com,Arosuka – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Solok setiap hari terus menunjukan peningkatan. Hari ...