Beranda - Pendidikan - Keluarga - Motivasi Yasinan, Galakkan Magrib Mengaji
yasin
yasin

Motivasi Yasinan, Galakkan Magrib Mengaji

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Meningkatkan kehidupan beragama sekaligus memotifasi pemberdayaan ekonomi masyarakat, Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, SPt menghimbau kepala Desa, kepala Dusun untuk menjadi pionir gerakan magrib mengaji dan mengajak masyarakat di lingkungannya untuk membentuk kelompok yasin.

Disampaikan Ali Yusuf saat menghadiri majelis taklim di mesjid Baitun Nur desa Kubang, Kamis (26/2/2016).

Kepala Dusun adalah teladan di tengah masyarakat. Dengan mematikan televisi 1 jam sewaktu magrib dan mengajak keluarga serta lingkungan mengaji, akan memberi banyak faedah dalam kehidupan.

Magrib mengaji akan menjadi benteng bagi anak-anak kita dimasa depan, dengan kesadaran agama yang ditanam dari dini, kekhawatiran orang tua akan berkurang pabila suatu saat nanti anak-anak kita dihadapkan dengan kehidupan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai.

Ia juga mengajak kelompok yasin dan BKMT yang telah terbentuk untuk memberdayakan organisasi sebagai wadah peningkatan ekonomi dengan mengaktifkan koperasi. Bagi kelompok Yasin terbaik yang aktif menjalankan kegiatan keagamaan setidaknya 1 x seminggu serta baik dalam pembukuan administrasi perkoperasian, Ali Yusuf menjanjikan akan memberi reward.

Dalam majelis taklim yang dihadiri sekitar 150 anggota BKMT Baitun Nur Nagari Kubang tersebut, Ali Yusuf juga menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada masyarakat Nagari Kubang yang telah mendukung dan bersinergi dengan program Pemerintah Kota.

Ia juga meminta masyarakat mencontoh apa yang telah dilakukan masyarakat Kenagarian Silungkang, dengan gerakan magrib mengaji yang digagas di Silungkang, anak-anak mampu menghafal ayat Al Quran hingga 2 jus.

Lebih lengkap, baca:

The Public Edisi 13/29 Februari – 6 Maret 2016

The Public Edisi 13 hal 24/ 29 Februari - 6 Maret 2016
The Public Edisi 13 hal 24/ 29 Februari – 6 Maret 2016




Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Irwan Prayitno

Ini Makna Kebahagiaan versi Irwan Prayitno

Gubernur juga apresiasi Tahapan Harganas pelayanan keluarga berencana BKKBN juga serentak akan dilaksanakan Harganas tanggal ...