Minggu , 19 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Merasa Prihatin, Satlantas Polres Dharmasraya Bantu Pelajar Miskin
Kasatlantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi,SH
Kasatlantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi,SH

Merasa Prihatin, Satlantas Polres Dharmasraya Bantu Pelajar Miskin

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Dharmasraya – Hidup dalam keprihatinan dialami salah seorang pelajar SMP 4 Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Kondisi remaja yang tinggal bersama ibunya ini sangat memprihatinkan. Rumah tempat dia bernaung di Jorong 2 Aur Jaya, Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, hanya berlantai tanah dan berdinding susunan papan. Itupun sudah dalam kondisi lapuk dimakan rayap.

Kondisi tersebut menggugah Satuan Lalulintas Polres Dharmasraya memberi bantuan dalam bentuk sembako pada Jumat (9/10/2020).



Penyerahan sembako dipimpin langsung Kasat lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi,SH yang didampingi Kanit Dikyasa BRIPKA Rio Satria dan Kepala SMP 4 Koto Baru, Sisika Erliani, M.Pd.

Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.I.K, M.T melalui Kasat lantas Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi, SH mengatakan, Satuan Lalulintas Polres Dharmasraya mengadakan kegiatan Bakti Sosial dalam Program keselamatan lalu Lintas yaitu Police Go to School.

Pembagian Sembako terhadap salah seorang siswi pelajar SMP 4 Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya pelajar yang kurang mampu yang hidup bersama ibunya dalam masa pandemi Covid 19. Apalagi mereka tinggal pada sebuah rumah yang sangat memprihatinkan sekali. “Informasi tersebut di beritahukan oleh anggota kami bernama BRIPKA Rio Satria. Kanit Dikyasa Polres Dharmasraya,” ujarnya.

Dengan adanya informasi tersebut kami bersama Kepala SMP 4 Koto Baru meninjau ke rumah kediaman seorang pelajar tersebut. “Pelajar itu adalah
Afifah umur 13 tahun, orang tuanya ibu Ikem umur 45 tahun. menurut keterangan dari ibunya kami tinggal di tempat ini lebih kurang 9 tahun sudah lama pisah dengan dengan suaminya.Saat ini meraka berdua tinggal di sebuah rumah semi permanen yang sangat memprihatin sekali, ” ujarnya.

Adapun bantuan sembako yang diberikan, 1 karung beras berat 10 kilogram dan telur ayam satu lapak. Juga, mie instan kemudian gula pasir dan bantuan dari pihak sekolah”Kami melihat kondisi tersebut sanggat sedih dan memperihatin. Dengan adanya bantuan tersebut dapat meringankan beban kehidupan dalam masa pandemi covid 19 dan bertepatan pada hari Jumat yang penuh berkah ini.untuk saling peduli dan berbagi, ” ujarnya. (eko)

Tip & Trik

loading…


 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...