Beranda - Covid19 - Mengurai Permasalahan Tenurial di KPHL Sijunjung
Pertemuan Dialog Multi Pihak tentang Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat dan Permasalahan Tenurial di KPH Sijunjung, Kamis(25/2/2016) - foto: Riyon/Spirit Sumbar
Pertemuan Dialog Multi Pihak tentang Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat dan Permasalahan Tenurial di KPH Sijunjung, Kamis(25/2/2016) - foto: Riyon/Spirit Sumbar

Mengurai Permasalahan Tenurial di KPHL Sijunjung

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Impartial MediatorNetwork (IMN) menggelar Pertemuan Dialog Multi Pihak tentang Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat dan Permasalahan Tenurial di KPH Sijunjung, Kamis(25/2/2016).

Dengan narasumber Sugarsri dari Dirjen Penanganan Konflik Tenurial, Hutan Adat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).RI serta fasilitator Kepala KPHL Model Sijunjung Slamet Riyadi, SH, yang dihadiri Warsi dan LSM Qbar.

Dialog tersebut mengurai permasalahan yang sampai saat ini belum tersolusikan, di Nagari Sisawah,Tanjuang Labuah Kec Sumpur Kudus, Nagari Padang Laweh Kec Koto VII an Nagari Tanjung Lolo Kec Tanjung Gadang.

Wali Nagari Sisawah Ervenely, mengatakan permasalahan di Nagari Sisawah, terkait pembangunan akses jalan dari Nagari Sisawah menuju Padang Laweh Kec. Koto VII sepanjang 5,3 Km yang melewati kawasan Hutan Produksi (HP) dan Hutan Lindung (HL). Juga, dipaparkan percepatan Hutan Nagari (HN) seluas 6000 Ha yang telah diajukan ke KLHK. C. Jorong Sibolin masih berada dalam kawasan HP.

Begitu juga, permasalahan di Nagari Tanjuang Labuah, diantaranya percepatan izin Hutan Kemasyarakatan (HKm). Sebagian permukiman, sawah dan kebun dalam kawasan HL.

Permasalahan di Nagari Padang Laweh, diantaranya pembangunan akses jalan dari Padang Laweh menuju Nagari Sisawah. Termassuk, sebagian wilayah Jorong Taratak Batuang (permukuman, fasilitas umum,sawah dan kebun) dalam kawasan Hutan Produksi seluas kurang lebih 371 Ha. Juga, ada rencana pengajuan Hutan Nagari.

Nagari Tanjung Lolo juga ada pemasalahan yang mengemuka, seperti sawah dan kebun dalam kawasan Hutan Lindung (HL) dan Hutan Suaka Alam Wisata (HSAW) Pangian. Termasuk, rencana pembangunan irigasi dalam kawasan HL. Dan rencana pembangunan akses jalan di kawasan HSAAW Pangaian 1.

Melalui dialog semua pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan. Dengan ketentuan Nagari Sisawah, diperlukan persiapan penetapan Hutan Nagari seluas 6000 Ha. Selain itu, akan dilakukan berbagai langkah, diantaranya, Direktorat PKTHA.KLH, Kakan berkoordinasi dengan Direktorat penyiapan keamanan pendataan sosial untuk mengeluarkan SKP penetapan areal Kerja (PAK).

Selanjutnya, akan dilakukan ekspose potensi HN Sisawah Direktorat Bina Usaha Perhutanan Sosial yang pertamanya akan dikoordinasikan oleh Direktorat PKTHA. Dengan melibatkan Wali Nagari dan KAN Sisawah, KPHL Model Sijunjung, IMN dan perkumpulan Qbar. Untuk proses percepatan penetapoan HN Sisawah akan mendapatkan pendampingan oleh KPHL Sijunjung dan Qbar.

Terkait pembangunan jalan dan wilayah Jorong Sibolin yang berada didalam kawasan HP akan disusun tata kjelolanya dalam Rencana Kerja Hutan Nagari (RKHN) an realisasinya menggu SK Penetapan Areal Kerja ( PAK)dan SK HAK Pengelolaan HN. Perkumpulan Qbar akan memfasilitasi Nagari Sisawah yang pembiayaannya akan dibahas lebih lanjut.

Untuk Nagari Tanjuang Labuah akan dilakukan percepatan penetapan HKm akan berbagai langkah. Seperti, Kepala KPHL Sijunjung akan berkoordinasi debngan Dishut Kab Sijunjung dan Dishut Prov Sumbar, untuk mendorong terbitnya SK. PHKm. Selanjutnya, KPHL Sijunjung dan perkumpulan Qbar akan memfasilitasi pertemuan Nagari Tanjuang Labuh dengan Dishut Kab Sijunjung dan Dishut Prov Sumbar pada 3 Maret 2016. Juga, perkumpulan Qbarakjan memvasilitasi Nagari Tanjuang labuh dalam melakukan pemetaan wilayah NagariTanjuang labuh, untuk pembiayaan akan dibahas lebih lanjut.

Untuk Nagari Padang Laweh akan melakukan pengajuan Hutan Nagari (HN) seluas 371 Ha, yang tahapannya adalah dengan Musyawarah Nagari untuyk mendapatjkanpersetujuan pengajuan HN oleh masyarakat. Proses tahapan pengajuan selanjudnya akandidampingioleh KPHL Sijunjung dan perkumpulan Qbar.

RIYON

Lebih lengkap, baca:

The Public Edisi 13/29 Februari – 6 Maret 2016

Cover Edisi 13 Thn III/28 Februari - 6 Maret 2016
Cover Edisi 13 Thn III/28 Februari – 6 Maret 2016




Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PTPN IV Gelontorkan 4,9 Milyar Rupiah Untuk Perangi Covid-19

Spiritsumbar.com,Medan – PTPN IV telah menggelontorkan dana Rp4,9 miliar lebih, untuk membantu berperang melawan coronavirus ...