Kamis , 23 September 2021
Depan - Pendidikan - Artikel - MBS Dalam Penerapan Kurikulum 2013

MBS Dalam Penerapan Kurikulum 2013

Print Friendly, PDF & Email

Maka diminta kepala sekolah secara aktif dengan adanya manajemen berbasis sekolah, untuk menepis masalah- masalah yang ada tersebut. Sehingga implementasi kurikulum 2013, benar- benar terlaksana dengan baik.

Masalah yang dihadapi dalam penerapan kurikulum 2013 antara lain: 1) Sulitnya mengubah mindset guru, 2) Perubahan proses pembelajaran dari teacher centered ke student centered, 3) budaya membaca dan meneliti masih rendah. 4). Kurangnya penguasaan IT Oleh Guru .

Kemudian 5). lemahnya penguasaan bidang administrasi , 6. kecenderungan guru yang lebih banyak menekankan aspek kognitif, padahal, semestinya guru juga harus memberikan porsi yang sama pada aspek afektif dan psikomotorik 7). masih banyak guru yang belum mau menjadi manusia pembelajar. padahal, seorang guru dituntut untuk terus menambah pengetahuan dan memperluas wawasannya.

Dari masalah-masalah yang ada tersebut, dengan adanya Manajemen Berbasis Sekolah, diharapkan sekolah dapat menepis masalah tersebut diatas secara maksimal. Karena dari masalah yang muncul dapat diatasi dengan pelatihan, diklat ataupun supervise akademik.

Sekolah dapat mengadakan pelatihan, workshop, ataupun KKG pada sekolah masing-masing, dengan memanfaatkan fasilitator yang ada seperti Instruktur Kabupaten, guru inti, atau pun intruktur propinsi.

Perlu dingat kepala sekolah harus mampu memenej sekolahnya. Sehingga masalah yang muncul dapat dikurangi, kalau bisa dihilangkan.

Kepala sekolah juga harus mampu dan mau malaksanakan supervise akademik terhadap guru tentang pelaksanaan kurikulum 2013 secara professional. Sehingga implementasi kurikulum 2013 dapat benar benar terlaksana dengan baik. Karena dengan supervise akademik, kepala sekolah dapat secara langsung, melihat titik lebih dan kurangnya seorang guru.

Dan jangan jadikan supervise akademik untuk mencari kelemahan kelemahan guru atau kesalahan-kesalahan guru dalam proses belajar mengajar. Tapi jadikan supervise sebagai ajang untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam implementasi kurikulum 2013. Kalau ada temuan yang kurang tepat, bicarakan dengan siguru, secara professional.

Halaman

[  1  ]    [  2  ]

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bupati Pessel : Keterbukaan Informasi Tak Bisa Ditawar

SPIRITSUMBAR.com, Painan – Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, membuka acara bimbingan teknis (Bimtek) pemeringkatan ...