Minggu , 26 September 2021
Depan - Pendidikan - Artikel - Matematika Queen of Science

Matematika Queen of Science

Print Friendly, PDF & Email

Oleh : Fitria Dewi (SMPN 3 Koto Besar)

Miris sekali rasanya disaat mata pelajaran matematika dianggap tidak penting. Padahal matematika merupakan Queen Of Science (ratu ilmu pengetahuan).

Hal itu terjadi karena momok yang sudah tertanam dalam pikiran siswa bahwa matematika itu adalah mata pelajaran yang sangat sulit.

Apalagi kids zaman now yang cenderung menyukai internet, sosial media, game dan sejenisnya, membuat siswa memiliki mental yang lemah dalam belajar khususnya matematika. Padahal untuk menguasai matematika sangat dibutuhkan sikap belajar siswa yang tekun, pantang menyerah, mau terus mencoba dan berlatih.



Untuk mengatasi semua itu sangat diperlukan sekali kreativitas dan inovasi guru matematika dalam pembelajaran. Dengan menggunakan berbagai macam media pembelajaran akan membuat siswa tertarik dan berminat dalam mempelajari dan menekuni mata pelajaran matematik. Pada akhirnya tentu akan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

Menurut bentuknya, media yang digunakan dalam belajar dan pembelajaran secara umum dapat dibedakan menjadi media cetak, media noncetak, media audio, dan nonaudio. Secara lebih spesifik, media dapat berupa antara lain teks, audio, visual, media bergerak, obyek/media yang dapat dimanipulasi (media manipulatif), dan manusia.

Begitu banyak bentuk media pembelajaran yang bisa digunakan guru untuk menarik minat dan memotivasi siswa dalam belajar matematika. Salah satunya bisa dengan membuat video lagu rumus matematika. Tentunya siswa sangat menyukai lagu. Tetapi guru tetap perlu menanamkan konsep terlebih dahulu kepada siswa.

Matematika berkembang dari hal-hal konkrit menuju yang abstrak, karena pemikiran kita berdasarkan realitas. Hubungan antara konkrit dan abstrak tidak tampak jelas dan sekarang ini matematika menjadi lebih abstrak lagi.
Bagaimanapun juga matematika mempunyai hukum-hukum tertentu yang membatasi matematikawan dalam menciptakan ide-ide baru. Kesadaran akan adanya kesulitan berpikir teliti dan tepat itu mendorong orang untuk “ memikirkan caranya ia berpikir “, serta meneliti azas-azas hukum yang mengatur pemikiran agar dapat mencapai kebenaran .

Hukum-hukum ini adalah hukum tentang cara menalar yang benar, tepat, lurus, teliti dan teratur, yaitu hukum-hukum logika. Logika berasal dari kata Yunani Logos yang berarti Ucapan, kata, pengertian, pikiran atau ilmu .Logika adalah ilmu dan kecakapan menalar , berpikir dengan tepat ( the science and art of correct thinking ). Ilmu logika yang menjadi asas proses berpikir, karena tanpa hukum-hukum logika kita tidak dapat menalar dengan benar.

Logika Matematika yang merupakan terjemahan dari symbolic logic yang dapat diartikan sebagai tata cara berpikir atau pola berpikir matematika. Guru matematika perlu mengetahui sebenarnya untuk apa matematika diajarkan kepada siswa. Tentu bukan untuk mengetahui semua matematika yang ada atau sebanyak mungkin mengetahui matematika.

Matematika diajarkan kepada siswa adalah untuk membantu siswa agar tertata nalarnya, terbentuk kepribadiannya serta terampil menggunakan matematika dan penalarannya dalam kehidupan kelak.
Logika matematika merupakan satu bagian dalam matematika yang penting, dengan maksud diajarkannya antara lain agar kita lebih cermat, lebih teliti dalam membahas dan memecahkan soal-soal matematika, dan diharapkan lebih displin dalam pemakaian bahasa matematika, agar lebih kritis dalam membuat pernyataan-pernyataan matematika ( ST.Negoro, 1998).

Ini menunjukkan b

ahwa pengetahuan tentang berhitung atau pengetahuan tentang matematika perlu dikuasai oleh semua orang. Begitu juga logika matematika sangat perlu dan penting untuk dipelajari dan dikuasai. Logika akan dapat membantu mengatur kita untuk memisahkan hal yang benar dari yang salah.

Logika digunakan untuk melakukan pembuktian. Logika mengatakan yang bentuk inferensi yang berlaku dan yang tidak. Secara tradisional, logika dipelajari sebagai cabang filosofi, tetapi juga bisa dianggap sebagai cabang matematika. Logika tidak bisa dihindarkan dalam proses hidup mencari kebenaran.

Kegunaan logika dalam kehidupan adalah sebagai berikut pertama, membantu setiap orang yang mempelajari logika untuk berpikir secara rasional, kritis, lurus, tetap, tertib, metodis dan koheran.

Kedua, meningkatkan kemampuan berpikir secara abstrak, cermat, dan objektif. Ketiga, menambah kecerdasan dan meningkatkan kemampuan berfikir secara tajam dan mandiri. Keempat, memaksa dan mendorong orang untuk berpikir sendiri dengan menggunakan asas-asas sistematis.

Kelima, meningkatkan cinta akan kebenaran dan menghindari kesalahan-kesalahan berpikir, kekeliruan, serta kesesatan. Keenam, mampu melakukan analisis terhadap suatu kejadian. Ketujuh, terhidar dari klenik, tahayul, atau kepercayaan turun-temurun ( bahasa Jawa: gugon-tuhon). Kedelapan, apabila sudah mampu berpikir rasional, kritis, lurus, metodis dan analitis sebagaimana tersebut pada butir pertama maka akan meningkatkan citra diri seseorang.

Sembilan, logika menyatakan, menjelaskan, dan menggunakan prinsip-prinsip abstrak yang dapat dipakai dalam semua lapangan ilmu pengetahuan bahkan diseluruh lapangan kehidupan. Dengan demikian matematika sebagai Queen Of Science atau ratunya ilmu pengetahuan bisa diterapkan.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...