Depan - Pendidikan - Artikel - Matematika, Peduli Simbol dan Angka
Yenni Kawarti
Yenni Kawarti

Matematika, Peduli Simbol dan Angka

Print Friendly, PDF & Email

Oleh : Yenni Kawarti (Guru SMPN.2 Nan Sabaris Kab. Padang Pariaman)

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari di sekolah dan bermanfaat dalamkehidupan sehari-hari. Hampir setiap bagian kehidupan kita memerlukan matematika. Jika berbicara tentang matematika berarti kita tidak lepas dari simbol dan angka.

Contoh simbol dan angka yang sering kita jumpai dalamkehidupansepertiadanyatulisan 4 Gbpadaflasdisk, 7 Uppadaminumankaleng, diskon 30%padasaatmembelibarang,nomor Hand Phone 08126781234, Rp.299.900untukhargasuatubarang, bahkan namadaerahpunadayang menggunakan angka matematika seperti 2×11 Enam Lingkung, X Koto Diatas, IX Koto Sungai Lasi dan masih banyak lagi yang lainnya.

Jelaslah bagi kita disini bahwasanya banyak sekali simbol dan angka dalam matematika yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Namun disisi lain kita lihat kebanyakan siswa disekolah menganggap matematika merupakan mata pelajaran yang tidak perlu dipelajari dan menakutkan.

Carl Friedrich Gauss mengatakan matematika adalah “Ratunya Ilmu Pengetahuan”. Matematika sebagai ratu atau ibunya ilmu pengetahuan maksudnya  adalah sebagai sumber dari ilmu pengetahuan yang lain. Sebagai contoh mata pelajaran  fisika memerlukan matematika, mata pelajaran ekonomi juga memerlukan matematika, demikian juga untuk mata pelajaran yang lainnya.

Kegiatan membelajarkan siswa pada mata pelajaran matematika tidak terlepas dari simbol dan angka. Pada zaman sekarang ini angka merupakan suatu hal yang sangat penting, contohnya tanggal pada kalender, nilai nominal pada matauang dan banyak lagi yang lainnya.

Bila kita lihat kilas balik sejarah tentang angka  diawali dengan menggunakan jari-jari tangan. Kemudian berkembang dengan menggunakan simbol berulang yang masing-masing terdiri dari sepuluh ( konsep dasar dari sepuluh jari), yang diikuti oleh pengulangan simbol untuk satu. Contoh: angka yang digunakan saat ini adalah 1 sampai 10. Kemudian angka 11 adalah simbol angka 1 yang diulang, simbol angka 11 sebagai penanda dari 10 + 1, simbol angka 12 sebagai penanda dari 10 + 2, simbol angka 13 sebagai penanda dari 10 + 3.  Angka 21 adalah simbol angka 10 yang diulang kemudian dimulai lagi dengan 1, sebagai penanda angka 21 adalah 10+10+1, simbol angka 22 sebagai penanda dari 10 + 10 + 2, demikian seterusnya.

Ada beberapa daftar simbol matematika yang sangat perlu diketahui agar memudahkan siswa untuk belajar matematika, pertama, simbol matematika dasar yaitu +, -, x, :, √

Kedua, simbol berdasarkan tanda sama dengan yaitu : =, ≠,≈, ≡, ↔, . Ketiga, simbol yang mengarah kekiri atau kekanan yaitu : <,  >,  ≤,  ≥,  →, ˄, ˅. ¬. Keempat, simbol berdasarkan tanda kurung yaitu : ||, || ||, ( ), {,}, {:}, {|}. Kelima, simbol bukan huruf yaitu : o, !, Ǿ, {}, є, U, ∩,  ͚ . Keenam simbol berdasarkan huruf yaitu : N, Z, Q, R, C, ∑, π, θ, |-, |=, ʃ, Π dan lain sebagainya.

Jika kita gunakan simbol dan angka pada matematika, maka secara langsung kita sudah belajar matematika. Sebagai contoh seorang guru memberikan soal sederhana untuk memotivasi siswa dalam belajar operasi hitung bilangan bulat dengan menggunakan simbol matematika dasar dan angka

Dengan membaca soal yang diberikan guru, siswa secara langsung harus mau memahami simbol dan angka yang tertulis disoal. Kita lihat disoal yang tertulis ada simbol + yang berarti menjumlah, simbol (- ) berarti  mengurang, simbol x berarti mengali dan simbol : berarti membagi, dan simbol √ adalah akar kuadrat dari. Masih banyak soal lainnya yang mengunakan simbol dan angka yang menuntut siswa memahaminya agar bisa diterapkan ke dalam konsep matemtika.

Belajar matematika sebenarnya tidaklah sesulit yang dibayangkan. Ada beberapa trik agar matematika dapat disenangi. Dari segi siswa, belajar matematika harus membutuhkan pengalaman yang tepat untuk bisa menjadikan matematika sebagai aktifitas sehari-hari yang penting untuk kehidupannya saat ini dan kehidupannya dimasa depan.

Pengalaman yang tepat tersebut yaitu menanamkan kecintaan pada matematika sejak dini pada siswa sehingga siswa mudah mempelajarinya dikemudian hari. Menanamkan kecintaan pada matematika dimaksud sejak dini siswa diperkenalkan pada simbol-simbol, angka-angka serta konsep dalam mata pelajaran matematika dengan berbagai cara dan bagaimana siswa bisa cerdas menggunakannya.

Dari segi guru, pertama, siswa diperkenalkan tentang konsep matematika dengan cara yang menyenangkan seperti dengan teka teki, simulasi atau permainan. Dengan cara ini guru membiarkan siswa melihat matematika sebagai bagian dari dirinya dan kehidupannya. Kedua, Jika menggunakan simbol dan angka guru harus pintar membuat hubungan antara keduanya dalam kegiatan dunia nyata sesuai konsep matematika.

Ketiga, melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan yang berhubungan dengan hitung-hitungan yang menggunakan simbol dan angka, sebagai contoh masalah perbankkan, masalah ekonomi jual dan beli pada materi aritmatika sosial, masalah jarak, waktu dan kecepatan dan lain-lain.

Bila kita cermati beberapa manfaat memahami simbol dan angka dalam belajar matematika dapat kita tarik kesimpulan, belajar matematika hendaknya mengerti dengan simbol-simbol serta angka yang digunakan dalam matematika, memahaminya serta dapat menerapkannya kedalam konsep yang ada pada materi yang sesuai.sehingga tujuan utama belajar matematika yang ingin dicapai yaitu siswa pandai memecahkan masalah dengan menggunakan konsep konsep yang dipelajarinya dan siswa pandai berhitung dengan menggunakan simbol-simbol dan angka yang ada dapat terpenuhi dan memberikan hasil sesuai yang diinginkan.

Dengan kata lain belajar matematika, belajar memahami, menggunakan simbol dan angka, menerapkannya keduanya kedalam konsep matematika sehingga  dapat menyelesaikan permasalahan matematika.

iklan Bendera marawa ok

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

All New Honda BR-V, Resmi Diluncurkan Dengan 5 Varian

PT Honda Prospect Motor perkenalkan All New Honda BR-V generasi kedua untuk pertama kalinya di ...