Depan - Pendidikan - Artikel - Manfaat Menulis Bagi Guru
Zuraida
Zuraida

Manfaat Menulis Bagi Guru

Print Friendly, PDF & Email

Oleh :  Zuraida  (Guru UPTD SMPN 1 Kecamatan Luak)

Jika dilihat dari berbagai manfaat dari menulis maka  banyak hal yang bisa kita ambil dari kegiatan  tersebut.

Seperti, untuk popularitas, mendapatkan honor dari menulis atau sebagai tempat curhat, dan lain sebagainya. Tetapi apa manfaat bagi guru dalam kegiatan menulis tersebut yang didapatkan?

Pertanyaan ini pasti ingin kita telusuri terutama bagi guru yang ingin dan akan menulis. Atau  bagi guru yang telah melakukan kegiatan menulis dalam aktivitasnya sehari-hari

Manfaat menulis bagi guru dalam buku Guru Menulis di media massa karangan Hendy Hermawan bahwa keuntungan atau manfaat yang diperoleh oleh guru yang dipetik dari menulis tersebut adalah:

Menulis dapat memotivasi guru. Karena ketika guru menulis atau karya-karyanya dipublikasikan di media massa maka guru akan merasa senang atau bangga dengan tulisan yang lulus di media massa tersebut.

Dia pasti akan memacu diri, agar belajar dan bergairah menulis untuk selanjutnya. Sehingga melahirkan karya-karya selanjutnya.

Dengan menulis guru akan menjadi manusia pembelajar. Artinya guru yang akan membuat sebuah tulisan mau tidak mau dia akan mempelajari bahan-bahan yang akan dia buat sebagai bahan referensi dalam tulisannya.

Guru yang menulis adalah guru yang membaca. Guru pembaca belum tentu penulis. Jadi dengan menulis maka dia pasti membaca. Membaca dalam arti luas, yaitu membaca buku teks dan atau membaca realitas sosial yang ada. Maka guru akan terbaiasa dalam mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang ada. Menganalisis dan mencari solusi dari permasalahan yang ada.

Dengan demikian guru tersebut akan cerdas dalam menangani masalah-masalah yang ada dihadapannya. Karena dia menjadi guru yang kritis terhadap sesuatu.

Memberikan popularitas. Dengan menulis, guru akan menjadi populer, apabila dia mau melakukan kegiatan menulis. Apalagi yang dia sajikan adalah hal-hal yang menarik, punya daya pikat dan menyajikan tulisan dengan cara yang menyentuh.

Tentunya, apa yang ditulis akan diingat oleh orang lain. Sehingga dia menjadi populer dikalangan guru lainnya.

Menulis dapat memberikan keuntungan finansial. Tidak dipungkiri bahwa menulis juga memberikan keuntungan materi kepada guru. Apalagi bagi guru yang menulis yang sudah punya populeritas yang tinggi dalam menulis.

Menambah angka kredit untuk kenaikan pangkat.
Disamping empat poin diatas, bagi guru untuk kenaikan pangkatnya pastinya akan mudah. sebagai kemudahannya dia melakukan publikasi ilmiah atau karya seni/ atau inovatif sebagai bahan naik pangkatnya. Karena untuk kenaikan pangkat bagi guru perlu publikasi ilmiah/ karya inovatif. Baik dilakukan di media cetak atau oline dengan angka kredit 1,5, artikel ilmiah populer dalam buku 4 revisi tahun 2019 tentang angka kredit bagi guru.

Jadi, dengan demikian menulis bagi guru bisa kita lihat bahwa manfaatnya begitu banyak. Sebagai kegiatan yang bisa kita lakukan demi kemajuan bangsa dan negara, khususnya di bidang pendidikan.

Menurut Dr. James W.Pennebaker dalam buku menulis dengan hati membangun motivasi menulis karangan Ismail Kusmayadi, bahwa menulis setidaknya  memiliki lima manfaat bagi penulisnya:

Menulis menjernihkan pikiran
Menulis merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan apa yang kita pikirkan atau rasakan. Dengan menulis maka yang menggangu dalam pikiran atau perasaan bisa dicarikan solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Menulis mengatasi trauma
Beberapa orang ada yang mengalami trauma, baik banjir atau perlakuan yang tidak baik, atau dikhianati  pacar. Sehingga mengalami guncangan dalam dirinya. Dengan menuliskannya secara tidak langsung dapat mengelolah trauma tersebut, dan tidak berefek kepada pekerjaan lain.

Menulis membantu dalam mendapatkan dan mengingat informasi baru
Kegiatan menulis dapat membuat kita untuk mendapatkan informasi baru. Membantu mengingat kembali gagasan-gagasan sebagai kerangka pikir yang dipakai , baik bagi diri atau orang lain.

Menulis membantu memecahkan masalah
Menulis akan memaksa seseorang untuk mengeluarkan permasalahan yang dihadapinya, membuat solusi yang sedang dialami. Solusi-solusi tersebut akan membantu bagaimana seseorang bersikap menghadapi masalah yang dihadapinya.

Menulis bebas membantu kita ketika terpaksa harus menulis
Menulis bebas akan membuat seseorang mudah untuk membuat pola pikir secara formal. Menulis formal memang terkadang membuat kita kaku tetapi dengan menulis bebas kita akan lepas kita akan terpaksa harus menulis  dengan mengalir saja.

Dari dua pendapat diatas maka penulis mengambil kesimpulan bahwa menulis bagi guru sebenarnya banyak manfaat yang didapatkan. Untuk mendapatkan banyak manfaat dari menulis tersebut maka mulailah dari sekarang dengan tekad yang kuat untuk menulis.

Paling tidak manfaat yang didapatkan dari kegiatan menulis bagi guru adalah menambah angka kredit untuk  kenaikan pangkat. Sebab syarat untuk naik pangkat juga termasuk menulis.Inilah seminimal mungkin yang didapatkan oleh guru dari menulis, seandainya yang poin lain tidak terpenuhi.

Video pilihan : Jumat Berkah Berbagi, Peduli Anak Yatim

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Risih

SPIRITSUMBAR.com, Bandung  – Keterbukaan informasi (KI) di Jabar masih sama dengan daerah lain, masih terus ...