Beranda - Berita Pilihan - Mabuk Berat, Seorang Mahasiswi Diperkosa Secara Bergilir
Tiga pelaku pemerkosa diamankan aparat kepolisian (foto situs berita viva)
Tiga pelaku pemerkosa diamankan aparat kepolisian (foto situs berita viva)

Mabuk Berat, Seorang Mahasiswi Diperkosa Secara Bergilir

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Makasar – Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Panakkukang, Kota Makassar telah menetapkan 3 pelaku perkosaan terhadap seorang mahasiswi di kamar 101 sebuah hotel di wilayah Panakkukang, pada Ahad, 20 September 2020 sebagai tersangka.

Ketiga pelaku masing-masing berinisial F, F dan A, ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara Selasa, 22 September 2020.

Ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka dari 7 orang yang diamankan dalam peristiwa tersebut. Satu di antaranya adalah seorang wanita berinisial SN.

Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan rekonstruksi dan gelar perkara kasus perkosaan, berikut barang bukti dari korban dan pengakuan ketiga pelaku yang menyetubuhi korban saat dalam kondisi mabuk.



“Adapun pasal yang kami terapkan ini adalah Pasal 286 dan Pasal 289 KUH Pidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” kata Kanit Reskrim Polsekta Panakkukang Makassar, Iptu Iqbal Usman Emba sebagaimana dilansir situs berita Viva.

Ketiga pelaku saat ini sudah ditahan di sel tahanan Polsek Panakkukang. Berdasarkan kedua pasal itu, ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

Iptu Iqbal memastikan ketiga tersangka ini adalah pelaku perkosaan terhadap seorang mahasiswi di kamar 101 di sebuah hotel di Panakkukang dan bukan anak di bawah umur. “Semua orang dewasa tidak ada yang di bawah umur. Dari ketujuh orang ini (yang diamankan) mereka memang sudah dewasa semua,” ujarnya.

Sementara itu, empat orang lainnya yang diamankan, termasuk seorang wanita (SN), kini sudah dilepaskan. Meskipun awalnya, SN disebut-sebut sebagai orang yang memaksa korban untuk menginap di hotel dan ikut menyuruh para pelaku masuk ke dalam kamar di mana korban tertidur karena mabuk berat.

“Adapun yang empat ini dalam gelar perkara kami tetapkan sebagai saksi. Tentunya kita tunggu hasil penyidikan lebih lanjut lagi apakah ada kemungkinan tersangka baru dalam perkara ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, Polsek Panakkukang Makassar menangkap tujuh orang pelaku pemerkosaan terhadap mahasiswi berinisial EAN (23). Mereka diciduk di salah satu hotel, di Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Minggu, 20 September 2020.

Ketujuh orang yang diamankan itu masing-masing, UF (21), NA (20), IS (23), AF (22), MF (26), IB (25), dan seorang wanita berinisial SN, 21 tahun.

Berdasarkan pengakuan korban, awalnya dia bersama teman-temannya mengunjungi salah satu tempat hiburan malam di Kota Makassar. Mereka berpesta dengan minum minuman beralkohol, hingga korban mabuk.

Saat mabuk, korban kemudian ditawarkan oleh temannya untuk diantar pulang. Akan tetapi, salah satu teman wanita korban, SN, memaksa korban untuk bersama-sama menginap di hotel. Korban saat itu tidak mampu menolak. Mengingat kondisinya sedang mabuk berat dan pusing.

“Setibanya di kamar hotel, EAN mengaku langsung tidur karena pusing dan sakit kepala. Tapi, masih sempat mendengarkan jika ada berkata ‘Saya mo dulu’. Sehingga, EAN terbangun dan kaget melihat sudah ada pria yang menyetubuhinya,” tuturnya. (*)

Tip & Trik

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Darul Siska menyerahkan bantuan pada relawan Covid-19

Darul Siska Salurkan Bantuan Pangan Tambahan pada Relawan Covid-19

SPIRITSUMBAR.COM, Padang – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Drs. H. Darul Siska, ...