Depan - Pariwisata - Budaya - Lirikan Ekstra Wisata Malin Kundang
Batu Malin Kundang
Batu Malin Kundang

Lirikan Ekstra Wisata Malin Kundang

Print Friendly, PDF & Email

Berbicara tentang cerita yang mendunia di tengah masyarakat tentunya tidak asing lagi dengan kisah Maling Kundang si-anak durhaka. Kisah yang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatera Barat tepatnya di kota Padang. Alkisah yang mana kebiasaan pemuda Minang dahulunya  setelah baligh di wajibkan untuk merantau mencari rezeki niat untuk membantu meringankan beban serta membahagiakan orang tua namun hal itu tidak terjadi dengan si Malin, singkat kisah Malin yang telah Sukses di rantau memberikan malapetaka Hebat yang diciptakan pada dirinya, hingga malin dikutuk oleh ibu sehingga menjadi batu-lah anak durhaka ini.

Kisah cerita di atas berkembang luas baik nasional maupun internasional namun pengelolaan terhadap tempat wisata tersebut belum menjadi perhatian khusus oleh kita bersama. Pantai Air Manis adalah pantai tujuan yang kita sebut-sebut sesuaidengan cerita di atas. Lokasi pantai sangatlah unik terletak antara perbukitan sehingga pantai bisa dikatakan dikelilingi oleh bukit-bukit. Hal ini menjadi keunikan tersendiri dari pantai-pantai yang lain. Dibutuhkan waktu jarak tempuh kurang lebih 25 menit dari pusat kota hingga sampai pada lokasi ini.

Lokasi yang dianggap sangat menarik bagi wisatawan namun Setelah tiba ditempat tujuan, banyak hal yang dirasa kurang pada wisata pantai ini sehingga apa yang diharapkan dalam wisatawan belum terwujud seutuhnya. Lokasi pantai yang terlihat biasa-biasa saja tanpa ada tatanan dengan baik dan kurangannya dalam pemanfaatan lokasi pantai Air Manis, tentu ini  yang sangat disayangkan.Dibutuhkan perhatian khusus bagi kita semua, baik masyarakat, maupun pemerintahan terkait. Dalam pengupayaan kemajuan wisata daerah pantai Air Manis banyak hal-hal yang bisa dilakukan masyarakat dan pemerintah.

Saat ini di lokasi sudah ada wahana permainan motor MPV hal ini menjadi satu bentuk perhatian masyarakat untuk menarik perhatian guna dalam rangka kemajuan wisata, namun belum pada tatanan pantai itu sendiri, hal ini yang harus menjadi perhatian khusus selaku penikmat wisatakita. Wisata pantai yang seharusnya di utamakan namun ini belum menjadi perhatian kita bersama.  Mengkaji pada kisah terkait seharusnya wisata pantai ini bisa kita duniakan sama hal dengan ceritanya yang telah mendunia. Sangat dikecewakan dan menjadi keresahan ialah Kebersihan pantai yang masih belum bisa kita jaga bersama, sehingga masih banyak ditemukan sampah-sampah di lingkungan pantai.

Melihat keadaan di lingkungan tentunya banyak hal yang bisa kita kelola dengan baik sehingga bisa memberikan lirikan kepada wisatawan untuk mendatangi tempat wisata ini tanpa harus diberikan rasa kecewa. Hal-hal yang bisa dilakukan seperti diberikanya rambu-rambu kebersihan di titik-titik tertentu, dikelolanya makanan-makanan khas daerah tersebut, adanya tempat-tempat yang unik untuk disinggahi selain dari oleh-oleh baju yang dijual masyarakat. Selain itu melihat batu malin kundang yang menjadi objek utama pun saat ini sering ditutupi oleh ketinggian pasir pantai, setidak nya hal ini menjadi salah satu perhatian,apakah pasir harus digali atau dibuatkan tempat kembali untuk mengenang batu yang sudah tertutup. Tentunya untuk memberikan pemahaman kepada wisatawan yang datang ke pantai tersebut dibutuhkan relief yang mampu memberikan pemahaman kepada wisatawan. Tata letak yang kurang strategis pada relief Malin Kundang juga harus menjadi perhatian khusus. Setidaknya dibutuhkan satu tempat atau ruangan khusus yang memberikan kesan kepada wisatawan sehingga dapat menikmati relief dari cerita yang mendunia.

Pengelolaan yang sungguh-sungguh nantinya akan mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan yang datang ke lokasi ini. Sesungguhnya ini dibutuhkan perhatian khusus bagi masyarakat sekitar yang mana juga akan mendatangkan devisit bagi daerah dan juga butuh dukungan khusus dari pemerintah terkait yakni dinas Pariwisata untuk men-Support kemajuan pariwisata daerah sehingga dapat mendatangkan devisa daerah serta kemajuan wisata.(*)

Penulis :Fitri Nurmayanti Kusumo Wibowo (Karyasiswa Pascasarjana ISI Padang Panjang). 

Penulis

 

 

 

 

Profil Yetti Harni

mm

Baca Juga

Polres Dharmasraya Lakukan Penyekatan Arus Balik

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Tim gabungan SATGAS Covid-19, Kabupaten Dharmasraya lakukan penyekatan arus balik, bagi kendaraan ...