Depan - Berita Pilihan - Lagu Lagah si Padang di Buku SOK PATEN, Segera Edar

Lagu Lagah si Padang di Buku SOK PATEN, Segera Edar

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Padang – WhatsApp Group (WAG) TOP 100 sebuah group lintas profesi dan tokoh Sumbar  baik di ranah maupun di rantau.

Lagu-lagah (diskusi) di WAG TOP 100 para si Padang (sebutan untuk orang Sumbar oleh non Sumbar) ini diaktualisasikan dalam bentuk buku.

Pertama di jagad ini ada WAG luncurkan buku. Editor Buku merupakan wartawan senior nasional.

Khairul Jasmi mengatakan Buku WAG TOP 100 berjudul SOK PATEN “Gagasan dan Pemikiran dalam WAG Tukang Ota Paten (TOP) 100.

Buku Sok Paten

“Ada banyak hal gagasan dan diskusi di WAG TOP100 itu yang jika diberi narasi pas maka menjadi buku yang dahsyat berisi bulir pikir para warga TOP 100 tersebut,” ujar Pres KaJe biasa Khairul Jasmi disapa banyak pihak di pentas nasional, Sabtu 30 Oktober 2021.

Pendiri WhatsApp Grup (WAG) Tukang Ota Paten (TOP) 100, Jasman Rizal mengatakan  buku SOK PATEN seger diluncurkan

“Saya membuat grup whatsapp ini 13 Januari 2015. Di dalam grup tergabung kepala daerah, rektor, politisi, pemred berbagai media, bupati, pengacara. Grup aktif 24 jam membahas terkait Sumbar,” ujar Mak Jaih biasa Jasman disapa di WAG TOP100.

Sementara Toaik anggota editor buku TOP100 sekaligus penggalang dana untuk menyusun, mencetak dan mendistribusikan buku SOK PATEN mengatakan buku menjadi gambaran nyata bagaimana orang Sumbar itu menumpahkan pikiran dan gagasannya.

“Sangat kental terasa bagaimana si Minang atau si Padang dalam merangkai kata jadi chat dan menumbahkannya di WAG TOP100, kesan waden nan santiang (aku yang hebat) sangat terasa sekali. Buku SOK PATEN memuatnya dengan gaya bahasa yang makin menarik oleh Uda KaJe dan Chief Dr Abdullah Khusairi,” ujar Toaik yang memiliki nama asli Adrian Tuswandi, Sabtu malam.

Di WAG TOP 100 anggota grup sangat dinamis dan tidak memandang pangkat atau jabatan. “Kami semua sama berhak mengemukakan pendapat dan ide masing-masing dan itu buat WAG TOP100 beda,” ujar Jasman.

Karena banyak ide dan gagasan di grup tersebut jadi sayang tidak dibikin buku. “Akhirnya kesepakatan bersama Prof Wery dan inisiatornya Khairul Jasmi Dony Oskaria dan disusun oleh editor seperti Abdullah Khusairi, Adrian Tuswandi, dan saya sendiri, juga ada penulis milenial Alizar Tanjung jadi bagian lahirnya buku ini.” jelasnya.

Hebat lagi, pada buku juga ada bulir pikir Prof Werry dan Pengusaha Nasional.yang saat ini jadi Bos Holding BUMN Pariwisata Dony Oskaria ada juga banyak tulisan tokoh publik.

“Buku ini dibiayai oleh aksi badoncek online warga WAG TOP100. Allhamdulillah bulan depan buku siap diluncurkan, hari ini masih naik cetak, terima kasih kepada.kakak, uda, uni dan sanak semua yang ikut badoncek online untuk hadirmya buku TOP100 yang Insya Allah best seller,s” ujar Toaik. (***)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Risih

SPIRITSUMBAR.com, Bandung  – Keterbukaan informasi (KI) di Jabar masih sama dengan daerah lain, masih terus ...