Beranda - Pariwisata - Kunjungan Wisatawan Meningkat, Kabupaten Solok Semakin Layak Dikunjungi
Bupati Solok,Gusmal menyampaikan Jawaban Bupati Solok terkait Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar Bupati Solok tentang Ranperda Perubahan APBD 2020

Kunjungan Wisatawan Meningkat, Kabupaten Solok Semakin Layak Dikunjungi

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com,Arosuka – Jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Solok selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Sejumlah program dalam bidang pariwisata dalam rangka menyediakan fasilitas wisata dan menarik peminat pengunjung telah berhasil mendatangkan wisatawan tak hanya dari dalam negeri tetapi juga luar negeri.

Hal itu diungkapkan Bupati Solok, H.Gusmal saat Rapat Paripurna dalam Rangka Penyampaian Jawaban Bupati Solok terkait Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar Bupati Solok tentang Ranperda Perubahan APBD 2020 di DPRD Kabupaten Solok, Arosuka (18/8/2020).

Dihadapan Wakil Ketua DPRD Renaldo Gusmal,SE dan Anggota DPRD Kab Solok, Sekda Aswirman,SE,MM, Sekwan Drs. Suharmen,MM, Forkopimda dan SKPD Pemkab Solok, Gusmal mengatakan, Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah, dengan menerapkan strategi proaktif yang berorientasi pada peningkatan pelayanan.

Kebijakan pendapatan terus disesuaikan perkembangan berbagai indikator perekonomian dan asumsi-asumsi yang mempengaruhinya.

Selain itu, Pemerintah Daerah selalu berusaha mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui upaya ekstensifikasi dan intensifikasi, seperti melalui pendataan objek baru, melakukan pemutakhiran data terhadap objek pajak yang sudah ada, rasionalisasi tarif retribusi daerah sesuai dengan perkembangan harga dan perekonomian, serta peningkatan  pelayanan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Sekaitan dengan penggalian Potensi PAD dari sektor pariwisata, dapat kami sampaikan bahwasanya Perbaikan kepariwisataan di Kabupaten Solok terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.  Dalam beberapa tahun terakhir, ada 3 kawasan khusus yang menjadi prioritas pengembangan, yaitu Alahan Panjang Resort, Taman Hutan Kota Terpadu dan Pasanggrahan Singkarak.

“Usaha pengembangan ini memberikan dampak positif terhadap kunjungan wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri ke Kabupaten Solok.  Untuk tahun 2018, jumlah pengunjung sebanyak 1.096.741 orang dan pada tahun 2019 sebanyak 1.413.899 orang, atau tumbuh sebesar 28%,”ujar Gusmal.

Selain pertumbuhan jumlah kunjungan, katanya, pembangunan wisata tersebut juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan realisasi Pendapatan Asli Daerah sektor pariwisata Tahun 2018 Realisasi PAD sektor pariwisata sebesar Rp.237.900.000 menjadi Rp.253.214.000, di Tahun 2019, atau meningkat sebesar 6,4%.

Dikatakannya, semakin dikenalnya sejumlah event kegiatan yang digelar Pemkab Solok  hingga mendatangkan wisatawan daerah dan asing, ini menandakan jika promosi dan upaya menjadikan daerah  ini layak dikunjungi telah memperoleh hasil yang bagus.

Namun demikian,inovasi dan kreatifitas harus terus dilakukan daerah  ini melalui masyarakatnya. Mulai dari menjaga sarana dan prasarana yang ada hingga mengembangkan potensi wilayah untuk menjadi destinasi wisata yang baru.

“Kampung tematik yang kini juga masuk dalam bagian destinasi wisata baru Kabupaten Solok  adalah bagian dari edukasi kepada pengunjung yang datang. Misalnya di kampung budaya Jawi Jawi, warga yang datang tak hanya melihat saja tetapi juga mempelajari nilai nilai budaya yang hidup ditengah masyarakat Jawi Jawi. (L 10 NY)

Tentang Eri Satri

mm

Baca Juga

Hanya Tinggal Satu Orang Lagi Kasus Suspek Jalani Perawatan

Spiritsumbar.com,Arosuka– Hanya tinggal satu orang lagi kasus suspek Kabupaten Solok yang masih menjalani Perawatan.Hal itu ...