Beranda - Pendidikan - Artikel - Komunikasi Guru Kepada Peserta Didik
Rikotmi Hasindi
Rikotmi Hasindi

Komunikasi Guru Kepada Peserta Didik

Print Friendly, PDF & Email

Didalam proses pembelajaran komunikasi yang digunakan bukan saja komunikasi verbal namun komunikasi non verbal juga akan mempengaruhi peserta didik . Seperti anggukan, ancungan jempol, tersenyum, wajah ceria, kontak mata merupakan faktor yang akan memberikan pengaruh besar kepada peserta didik termotivasi didalam mengikuti pelajaran.

Pengaruh komunikasi guru kepada peserta didik akan mempengaruhi kepada ruang kognif , psikomotor dan afektinya.Maka komunikasi guru yang bagus maka hasilnya juga akan baik kepada peserta didik. Untuk itu sebagai guru tentulah berupaya sebaik mungkin untuk berkomunikasi dengan baik.

Membangun komunikasi yang baik antara guru dengan peserta didik secara positif dan edukatif adalah hal yang dibutuhkan agar tercapai interaksi yang mampu menjebatani tanpa konflik.



Seorang guru memberikan teguran dengan gaya bahasa yang tidak merendahkan martabat peserta didik adalah jalan untuk mengakrabkan guru dengan peserta didik sehingga kelak dirindukan nasehat tersebut oleh peserta didik. Dia akan mengingat apa yang disampaikan gurunya saat itu.

Tentu semua guru ingin menjadi idaman peserta didiknya. Untuk menjadi idaman peserta didik pastilah tidak mudah sebab yang menentukan kita sebagai guru idaman itu adalah peserta didik. Tentunya mereka juga punya penilaian terhadap diri seorang guru.

Salah satu cara menjadi guru yang diidamkan peserta didik adalah berkomunikasi dengan memahami peserta didik, terbuka dan bijaksana. Mungkin dengan hal ini peserta didik akan memberikan keputusan yang baik bagi kita untuk menjadi guru yang diidamkan. Disamping kompetensi lain yang bisa dikembangkan oleh guru untuk keperluan peserta didik.

<<< Sebelumnya

>>>> Selanjutnya

Tip & Trik

loading…


 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

50 ASN Lakukan Pelanggaran Netralitas di Pilkada 2020

SPIRITSUMBAR.COM, Padang – Sebanyak 50 Aparatur Sipil Negara (ASN) terjebak pelanggaran netralitas pemilihan kepala daerah ...