Selasa , 21 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Komisi II DPRD Sumbar Gali Sektor Kehutanan Pessel untuk Peningkatan PAD

Komisi II DPRD Sumbar Gali Sektor Kehutanan Pessel untuk Peningkatan PAD

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Pesisir Selatan – Komisi II DPRD Provnsi Sumatera Barat, melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam rangka peninjauan lapangan pada sektor kehutanan ke Nagari Sungai Pinang dan Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir, Kamis, 28 Januari 2021

Kegiatan kunjungan kerja dihadiri  Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat yang terdiri dari Muhayatul , SE, M.Si (pimpinan rombongan) dan Budiman Dt Malano Garang, S.Ag, MM, Drs. Nurfirman Wansyah, MM, Apt, Imral Adenansi SH, MH, serta Drh. Nela Abdika Zamri.

Ikut mendampingi  Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat Yozarwardi, UP, S.Hut, M.Si dan Kepala UPTD KPHL Bukit Barisan Kusworo, SP, M.Si



Peninjauan lapangan ini dilaksanakan pada sektor kehutanan yang dinilai mempunyai potensi terhadap peningkatan sumber PAD. Ini juga dalam pembahasan terhadap Ranperda Pengelolaan Hutan yang akan menjadi dasar dalam mendorong pengelolaan hutan yang bukan saja berfungsi sebagai penentu sistem penyangga kehidupan, namun juga memberikan manfaat sebagai salah satu sumber penerimaan daerah.

Adapun objek yang dituju dalam kunjungan kerja kali ini adalah :

Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam Rimba Ecolodge yang terletak di Kawasan Hutan Lindung di Nagari Sungai Pinang Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisr Selatan, yang dilaksanakan melalui pola kerjasama antara PT. Rima Ekolodge dengan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Bukit Barisan, akses lokasi ditempuh dengan menggunakan boat menelusuri pesisir pantai dengan keindahan alam yang mempesona.

Hal yang menarik dari pengelolaan wisata Rimba Ecolodge ini adalah pengelolaan wisata yang berwawasan lingkungan yang lebih mengedepankan edukasi lingkungan, dan konservasi alam, dimana sarana dan prasarana yang dibangun dalam pengelolaan wisata tersebut seminimal mungkin memberikan dampak terhadap lingkungan.

Konsep seperti itulah yang mendorong Kepala Dinas Kehutanan untuk memberikan dukungan penuh terhadap langkah seorang Reno Rimba, selaku pengelola wisata alam Rimba Ecolodge, untuk melakukan Kerjasama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam dengan UPTD KPHL Bukit Barisan.

Pada tahun 2020 rimba ecolodge telah tercatat sebagai penyumbang PAD melalui dana bagi hasil dari pengelolaan wisata pada sektor kehutanan, meskipun nilainya masih sangat kecil, hal ini seiring dengan terdampaknya sector wisata oleh pandemic covid 19.

Wakil Ketua Komisi II, Muhayatul mengatakan pengelolaan wisata ini adalah mendorong pihak dinas kehutanan untuk mengambangkan potensi wisata alam pada kawasan hutan di wilayah lainnya, dengan berwawasan lingkungan, kearifan lokal budaya Minang Kabau. Juga, mengedepankan pemberdayaan masyarakat setempat, sehingga kelestarian hutan lindung terjaga dengan baik, masyarakat setempat terberdayakan dan juga mampu membuka lapangan kerja baru. (*)

Tip & Trik

loading…


 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kejar Target, Vaksinasi Sasar SMAN 6 Sijunjung

SPIRITSUMBAR.com, Sijunjung – Polres Sijunjung dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, launching Gerai Vaksin tingkat sekolah ...