Senin , 27 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Ketua DPRD Sumbar Kecewa, Demo Mahasiswa Berujung Anarkis
Demo mahasiswa di DPRD Sumbar yang berujung anarkis
Demo mahasiswa di DPRD Sumbar yang berujung anarkis

Ketua DPRD Sumbar Kecewa, Demo Mahasiswa Berujung Anarkis

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Padang – Aksi Massa gabungan mahasiswa dan komponen lainnya, di DPRD Sumbar, Rabu (7/10/2020) menyisakan kerusakan dibeberapa fasilitas negara tersebut, diantaranya Videotron, pagar dan beberapa lainnya.

Sebenarnya, Ketua DPRD Sumbar, Supardi telah memberi apresiasi pada aksi unjuk rasa yang sebagian besar adalah mahasiswa. Jika itu murni memperjuangkan kepentingan publik, tanpa ditumpangi pihak tertentu sehingga berujung pada anarkisme dan perusakan.

Sebagai pimpinan DPRD Sumbar, Supardi mengatakan, siap untuk melanjutkan aspirasi. Karena anggota DPRD merupakan wakil rakyat, namun bukan perwakilan pemerintah pusat.

Ia juga mengatakan, undang-undang sudah mengatur jika Gubernur merupakan perwakilan pemerintah pusat di daerah. Meskipun gubernur juga dipilih oleh rakyat sama dengan anggota DPRD.



“Undang-undang mengatur kalau gubernur merupakan perwakilan pemerintah pusat di daerah. Kalau DPRD bukan perwakilan pemerintah pusat, hanya lembaga perwakilan rakyat. Jika ada aturan pusat yang akan dipermasalahkan, semestinya disampaikan pada wakil pusat di daerah yakni Gubernur,” ulas Supardi.

Dia mengaku, awalnya bangga terhadap aksi damai pengunjuk rasa. Namun rasa itu menjadi hilang ketika berubah menjadi anarkis dan merusak. Padahal dengan perusakan tersebut yang akan rugi juga masyarakat. Bisa menyedot anggaran memperbaiki kerusakan.

“Aksi anarkis tersebut menggambarkan kalau ada penumpang gelap yang memanfaatkan situasi, dengan tujuan politis. Untuk itu, perlu kiranya adik-adik mahasiswa jangan terpancing dan jangan terprovokasi yang dapat merugikan daerah ini,” himbau Supardi.

Dikatakannya juga, perjuangan untuk melakukan aksi penolakan keputusan pemerintah pusat, mestinya disampaikan kepada perwakilannya yang ada didaerah yakni Gubernur, agar tepat sasaran.

“Undang-undang gawenya pemerintah pusat, jika ingin melakukan penolakan sampaikan pada perwakilannya didaerah yakni Gubernur. Kami hanya memperkuat dengan melanjutkan aspirasi yang masuk melalui lembaga DPRD,” tegasnya.(rel/Salih)

Tip & Trik

loading…


 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Ini atlet Apriana Nasution yang turun pada nomor boulder perorangan putri

Panjat Tebing PON XX Papua, Tiga Atlet Sumbar Lolos pada Babak Kualifikasi

SPIRITSUMBAR.com, Mimika – Tiga atlet panjat tebing Sumatera Barat berhasil lolos pada babak kualifikasi pada ...