Selasa , 21 September 2021
Depan - Pendidikan - Artikel - Kepala Sekolah Ninik Mamak
Feri Fren
Feri Fren

Kepala Sekolah Ninik Mamak

Print Friendly, PDF & Email

Oleh : Feri Fren (Widyaiswara LPMP Sumbar)

Tidak jarang kegagalan pendidikan dan pembelajaran di sebuah sekolah disebabkan oleh kurangnya pengetahuandanpemahaman seorang kepala sekolah terhadap tugas-tugas yang harus dilaksanakannya (E. Mulyasa, 2012).

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa berhasil tidaknya suatu sekolah dalammewujudkan visi dan misinya terletak pada manajemen dan kepemimpinan seorang kepala sekolah dalam menggerakkan dan memberdayakan semuawargasekolahnya secara harmonis.

Guru merupakan ujung tombak pendidikan di sekolah. Apabila seorang kepala sekolah bisa menggerakkan gurunya secara optimal dalam suasana yang  harmonis dan menyenangkan, tidak mustahil kualitas sekolah yang dipimpinnya akan meningkat. Sekolahnya akan menjadi sebuah sekolah yang hebat, dirindukan dan diidolakan oleh semua pihak.

Untuk menjadikan sekolah itu hebat ada beberapa hal yang harus diketahui oleh seorang kepala sekolah, pertama dimilikinya kompetensi kepemimpinan yang menginspirasi. Kedua memelihara disiplin dan aturan yang baik. Ketiga, menciptakanhari-hari kerja yang harmonis, dinamis, serta penuh dengan ide-ide baru.

Dalam proses implementasinya, interaksi yang berkualitas dan harmonis antara seorang kepala sekolah dengan semua warga sekolah memainkan peran yang sangat penting dalam penyesuaian berbagai aktivitas sekolah seiring dengan tuntutan perubahan dalam dunia pendidikan kita saat ini.

Diantara perubahan-perubahan yang perlu disikapi adalah, tuntutan seleksi calon kepala sekolah yang terstandar, pola pengangkatan dan penempatan seorang kepala sekolah, uji kompetensi kepala sekolah, uji kompetensi guru, perubahan kurikulum, induksi bagi guru pemula, pola sertifikasi, penilaian kinerja guru (PKG), sasaran kinerja pegawai (SKP) serta pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB) yang harus diikuti guru dan kepala sekolah.

Kesemuanya itu dilakukan dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan pelayanan yang prima terhadap semua pihak sebagai pengguna jasa dalam dunia pendidikan.

Kepala sekolah harus mampu memberikan layanan yang bermutu dan optimal kepada semua pihak. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena kepala sekolah merupakan:”The president in the multiversery, is leader, educator, creator, initiator, wielder of power pump, he is also office holder, caretaker, inherittor,consensus seeker, persuader, bottleneck, but he is mostly mediator”(Kerr,2005).

Kepala sekolah adalah pucuk pimpinan dalam berbagai versi yaitu sebagai pemimpin, pendidik, pencipta, penggagas, pengungkit. Dia juga sebagai penanggung jawab kantor, pemelihara, yang mewariskan, pencari kesepakatan, pembujuk tetapi sering menjadi mediator.

Dengan kemandiriannya,kepala sekolah lebih berdaya dalam mengembangkan program-program sekolah. Demikian pula dengan pengambilan keputusan partisipatif yang melibatkan guru-guru, orang tua, pegawai, siswa bahkan masyarakat sekitar yang secara langsung atau tidak akan dapat meningkatkan kepedulian dan rasa memiliki yang lebih tinggi dari semua warga sekolah terhadap sekolahnya.

Hal ini akan terwujud lewat meningkatnya kesadaran, tanggung jawab, kepedulian, serta komitmen terhadap tugas yang pada akhirnya akan berujung pada sikap, komitmen, tanggung jawab serta kreativitas yang tinggi dalam mendukung setiap program sekolah.

Selanjutnya: Kepala Sekolah Ninik Mamak

iklan Bendera marawa ok

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Masyarakat Cemas, Sekdaprov Sumbar : Tidak Ada Pungutan untuk Jabatan dan Penerimaan CPNS

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Hangatnya isu mutasi, rotasi, promosi pejabat eselon II, eselon III dan dan ...