Selasa , 21 September 2021
Depan - Pendidikan - Artikel - Kepala Sekolah 4.0

Kepala Sekolah 4.0

Print Friendly, PDF & Email

Oleh. Donni Saputra ( Kepala SDN. 12 Api-Api Kecamatan Bayang Pesisir Selatan )

Perkembangan dunia industri sampai saat ini, sudah mengalami empat revolusi industri. Revolusi industri pertama adalah ditandai dengan penemuan mesin uap  yang digunakan dalam proses produksi barang. Penemuan mesin uap ini sangat penting, karena dapat menggantikan tenaga air, tenaga otot, dan tenaga angin untuk menggerakkan apapun.

Revolusi industri kedua yang terjadi pada awal abad ke-20. Saat itu, produksi memang sudah menggunakan mesin untuk menggantikan tenaga otot, dan pada revolusi industri ke dua ini tenaga uap mulai digantikan dengan tenaga listrik. Namun, proses produksi di pabrik masih jauh dari proses produksi di pabrik modern .

Revolusi industri ketiga ketiga dipicu oleh mesin yang bergerak, yang dapat berpikir secara otomatis yaitu komputer dan robot. Komputer semula adalah barang mewah. Salah satu komputer pertama yang dikembangkan di era Perang Dunia 2 sebagai mesin untuk memecahkan kode buatan Nazi Jerman. Komputer purba ini membutuhkan listrik sangat besar yakni 8500 watt Namun kemampuannya tidak seperti smartphone yang ada saat ini.

Revolusi industri 4.0 ditandai dengan bermunculannya super komputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, editing genetic, dan perkembangan neoroteknologi yang memungkin manusia untuk mengoptimalkan fungsi otak. kemajuan yang paling terasa adalah internet. Semua komputer tersambung ke sebuah jaringan bersama. Komputer juga semakin kecil sehingga bisa menjadi sebesar kepalan tangan kita, makanya kita jadi punya smartphone

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin hari semakin modern, dan perkembangan ini juga harus di ikuti oleh pelaku dunia pendidikan, termasuk oleh kepala sekolah sebagai top leader yang yang menata pendidikan disekolah, dengan adanya revolusi indutri 4.0, kepala sekolah harus mampu menggunakan komputer dan smartphone.

Karena kalau dilihat dari segi untuk undangan rapat saja, yang biasanya menggunakan kertas yang diketik kemudian diperbanyak dengan mesin fotocopy, selanjutnya di antar ke penerima, menggunakan waktu yang lama dan biaya yang besar, sementara saat ini undangan rapat, cukup di apload di WA group, undangan sudah tersebar.
Sangat rugi sekali seorang kepala sekolah yang belum punya smartphone android atau belum bisa menggunakan android. Jangan kita bertahan dengan hape jadul tigo kali antak, yang hanya bisa menerima panggilan suara saja, sementara kita butuh menerima dan mengirim dokumen.

Perkembangan teknologi bukan untuk ditakuti, tetapi harus diikuti, jadikan teknologi sebagai papan selancar untuk menambah kasanah ilmu pengetahuan kita, kepala sekolah harus menjadi pelaku bukan hanya menonton. Kunci sukses yang harus kita pegang adalah mau belajar dan mencoba, tinggalkan sifat malas dan gaptek.

Kepala sekolah juga harus mampu menggunakan komputer, karena segala bentuk administrasi seorang kepala sekolah sudah menggunakan komputer. Komputer tidak lagi barang mewah seperti pertama kali ditemukan pada revolusi industri ke tiga, tetapi sudah merupakan alat dan kebutuhan untuk menyelesaikan administrasi sekolah.
Komputer sangat membantu pekerjaan kepala sekolah.

Sebagai contoh dalam penilaian kinerja guru, bila kepala sekolah menilai menggunakan cara manual, sangat sulit sekali dan memakai waktu yang lama, jika kepala sekolah menggunakan aplikasi yang ada dikomputer, waktu yang digunakan lebih sedikit, hasil lebih akurat, karena penjumlahan angka sudah diprogram.

Ditambah lagi saat ini, penggunaan dana BOS sudah non tunai, dan SPJ sudah dilaporkan dalam bentuk online, jika kepala sekolah tidak mengerti dengan computer, maka hal ini akan dilema sekali, walaupun laporan pertanggung jawaban dana BOS dilaporkan oleh bendahara dan operator, tetapi kepala sekolah harus dapat melakukan kontrol.

Jika kepala sekolah tidak mengerti dengan komputer, bagaimana mungkin kepala sekolah melakukan control, sementara kepala sekolah sebagai penaggung jawab dana. Kita sebagai kepala sekolah tidak harus menyerah sama keadaan, tetapi harus belajar dan belajar, karena belajar itu sepanjang hayat.

Revolusi industri 4.0 sangat membantu kepala sekolah dalam memecahkan masalah yang dihadapi oleh para guru dalam menyampaikan pembelajaran, karena dengan mbah goggle, kepala sekolah dapat mencarikan media pembelajaran yang menarik , metode pembelajaran yang sesuai, pendekatan pembelajaran yang tepat, sehingga pembelajarn benar-benar tepat guna.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kejar Target, Vaksinasi Sasar SMAN 6 Sijunjung

SPIRITSUMBAR.com, Sijunjung – Polres Sijunjung dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, launching Gerai Vaksin tingkat sekolah ...