Sabtu , 25 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Kejutan, SHU KPN Balaikota Padang Panjang Rp 1,3 M
Wawako Asrul foto bersama dengan pengurus KPN Balaikota Padang Panjang pada RAT 2020 KPN itu, Kamis
Wawako Asrul foto bersama dengan pengurus KPN Balaikota Padang Panjang pada RAT 2020 KPN itu, Kamis

Kejutan, SHU KPN Balaikota Padang Panjang Rp 1,3 M

Print Friendly, PDF & Email

Padang Panjang, Spiritsumbar.com – Sisa hasil usaha (SHU) naik dari Rp 960,4 juta pada 2019 ke Rp 1,3 milyar pada 2020. Itulah prestasi kinerja Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Balaikota Padang Panjang pasca penerapan sistem syariah, belakangan. Padahal pada 2020 ekonomi kota kecil ini ikut terdampak wabah Covid-19.

Keberhasilan itu terungkap dari laporan Ketua KPN Balaikota Padang Panjang, Dr.Winarno, pada pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2020 di obyek wisata Mifan, Padang Panjang, Kamis pagi (28/1). Laporan itu mendapat apresiasi yang tinggi dari Wakil Walikota Asrul yang membuka RAT tersebut.

Total pendapatan KPN Balaikota pada 2020 sesuai laporan Winarno sebesar Rp 2,504 milyar. Itu sebagian besar bersumber dari usaha simpan-pinjam dan usaha toko. Berikut, ditambah konsinyasi penjualan sepeda motor, barang elektronik, meubel dan handphone (HP), dan sumber lainnya.

Pendapatan sebesar Rp 2,504 milyar itu setelah dipotong biaya operasional Rp 1,153 milyar, termasuk zakat 2,5 % sebesar Rp 20,6 juta dan PPh Rp 22,9 juta, diperoleh SHU Rp 1,3 milyar. Sebelumnya SHU 2019 Rp 960,4 juta, dan SHU 2018 Rp 724 juta, sebut Winarno, yang juga Kepala BPKD Kota Padang Panjang itu.

Atas perkembangan itu, Wakil Walikota Padang Panjang, Asrul di antara sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang dicapai. Keberhasilan ini tidak saja terjadi peningkatan cukup tajam SHU dua tahun ini. Juga sekaligus sebagai bukti berhasilnya pengelolaan koperasi dikelola lewat sistem syariah.

Karena, Pemko Padang Panjang bersama DPRD dan stakeholders sepakat mengembangkan koperasi sistem syariah. Penggeseran koperasi dari pola konvensional ke syariah itu tidak saja sejalan mengisi keberadaan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekah, juga sejalan dengan program Pemprov Sumbar.

Sebelumnya, pada 2020 hasil lomba koperasi (termasuk KPN) se-Sumatera Barat, KPN Balaikota Padang Panjang meraih Ranking-IV. Prestasi lain, Padang Panjang dinyatakan oleh Gubernur Prof. Irwan Prayitno sebagai kota koperasi syariah, karena banyak koperasi di kota pelajar itu sudah melangkah ke pola syariah.

Ke depan untuk memacu kemajuan KPN Balaikota Padang Panjang yang berganti nama jadi Koperasi Simpan-pinjam dan Pembiayaan Syariah itu, menurut Ketuanya, Winarno, akan melakukan beberapa inovasi. Diantaranya, dengan membuka layanan deposito, dan mengaktifkan lagi usaha toko di pasar pusat.

Ikut hadir pada pembukaan RAT 2020 KPN Balaikota Padang Panjang itu, Kepala Dinas Perindagkop Kota Padang Panjang, Arpan; Ketua BP-KPN Balaikota, Medi Rosdian; semua pengurus KPN Balaikota; dan 100-an orang perwakilan anggota. Pada acara itu juga ada penarikan door prize, salah satu hadiahnya televisi. (yet/jym)

 

Profil Yetti Harni

mm

Baca Juga

PON XX Papua 2021, Kontingen Sumbar : Papua Sangat Kondusif

SPIRITSUMBAR.com, Papua – Kondisi empat kluster kota dan kabupaten pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX ...