Minggu , 26 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Kejutan, Meski Kota Kecil, Padang Panjang Juga Jadi Produsen Ikan Air Tawar
Kawasan kolam BBI Gajah Tanang, Padang Panjang
Kawasan kolam BBI Gajah Tanang, Padang Panjang

Kejutan, Meski Kota Kecil, Padang Panjang Juga Jadi Produsen Ikan Air Tawar

Print Friendly, PDF & Email

Padang Panjang, Spirit Sumbar – Meski kota kecil dengan sisa lahan sawah sekitar 587 Ha, Kota Padang Panjang juga bisa menghasilkan ikan air tawar yang relatif banyak. Buktinya, pada 2021 ini, hingga 30 Juni lalu total produksi ikan air tawar di Padang Panjang mencapai 369,71 ton.

Itulah salah satu kejutan sektor pertanian di Padang Panjang, kota sejuk di pertigaan jalan darat jantung Pulau Sumatera tersebut, seperti terungkap dari bincang Spirit Sumbar dengan Kepala Dinas Pertanian setempat, Ade Nafrita Anas, melalui Kabid Perikanannya, Indra via telepon (HP), Jumat (23/7).

Produksi ikan air tawar sebanyak 369,71 ton pada Semester-I/2021 tadi menurut Indra, sebagian besar bersumber dari hasil usaha ikan air tawar pada kolam air deras dan kolam air tenang milik petani. Sisanya dari usaha mina padi (usaha budidaya ikan air tawar sembari budidaya padi sawah) dan di sungai.

Dengan capaian produksi 369,71 ton hingga 30 Juni tadi, Indra menyebut target produksi hasil usaha budidaya ikan air tawar di Padang Panjang sebanyak 720 ton jelang akhir tahun 2021 datang, optimis akan bisa dicapai.

Bisa tampilnya Kota Padang Panjang sebagai salah satu daerah produsen ikan air tawar di Provinsi Sumatera Barat, sangat terkait dengan kehadiran UPTD Balai Benih Ikan (BBI) yang berlokasi di Gajah Tanang, Kelurahan Ekor Lubuk, timur kota itu sejak sekitar 17 tahun lalu.

Sebab, dari BBI yang dikelola oleh UPTD-BBI itulah pengadaan bibit untuk usaha budidaya ikan air tawar di Padang Panjang umumnya dilakukan. Tadinya, bibit ikan air tawar itu didatangkan dari luar daerah, hasilnya banyak yang gagal (kurang berhasil). Penyebabnya diduga karna adanya perbedaan iklim. Makanya, Pemko Padang Panjang membangun BBI itu.

Belakangan, hasil UPTD-BBI Gajah Tanang juga ikut memberi pemasukan (kontribusi) ke pendapatan asli daerah (PAD)-APBD  Kota Padang Panjang. Itu antara lain diperoleh dari hasil penjualan bibit ikan kepada petani, penjualan ikan hasil pembesaran di BBI sendiri dan  sewa wisma milik BBI.

Tampilnya sajian menu dari ikan segar air tawar, seperti ikan panggang, di restoran besar, menengah dan kecil di Padang Panjang, tidak lepas dari keberadaan usaha budidaya ikan air tawar oleh petani itu – yang disertai peran UPTD-BBI di dalamnya. (yet/jym).–

 

Profil Yetti Harni

mm

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...