Kamis , 23 September 2021
Depan - Headline - Kawin Tanpa Surat Nikah, 86 Pasutri Disidang
Pasutri di Ampalu Limapuluh Kota Jalani Sidang Itsbat (foto WBA - Spirit Sumbar)
Pasutri di Ampalu Limapuluh Kota Jalani Sidang Itsbat (foto WBA - Spirit Sumbar)

Kawin Tanpa Surat Nikah, 86 Pasutri Disidang

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Sebanyak 86 pasangan suami istri (Pasutri) di Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban menjalani Sidang Itsbat, Kamis (21/7/2016) siang. Sidang ini dilakukan sebagai upaya pendataan ulang masyarakat, terutama pasangan suami istri yang belum memiliki dokumen akta nikah secara resmi dari pemerintah.

Peserta sidang adalah para pasangan suami-istri yang sudah menikah secara sah, tapi belum melaporkan biodata diri dengan pasangannya terkait proses pernikahannya ke Kantor Urusan Agama (KUA). Kebanyakan para peserta terdiri dari pasangan suami-istri yang sudah berusia lanjut.

Prosesi sidang Itsbat  diprakarsai melalui kerjasama tiga instansi pemerintah, yaitu Kementerian Agama (Kemenag), Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Limapuluh Kota, serta Pengadilan Agama Payakumbuh. Sidang itu berlangsung alot di aula kantor walinagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Ferizal Ridwan, Wakil Ketua Pengadilan Agama Payakumbuh, Asnawi, Kadisdukcapil Afrizal Aziz, Kepala Kementrian Agama Limapuluh Kota, para hakim serta panitera. Kemudian juga, Camat Lareh Sago Halaban, Muftil Wahyudi, serta unsur muspika.

Walinagari Ampalu Munasri Dt Pangulu Kayo dalam sambutanya mengungkapkan, rasa terima kasih kepada Pemerintah Daerah serta lembaga terkait yang telah menganggarkan dana untuk pelaksanaan Sidang Itsbat secara terpadu di Nagari Ampalu.

Karena, sampai kini masih banyak masyarakat Nagari Ampalu yang belum memiliki dokumen atau buku nikah resmi dari pemerintah. Sehingga mereka kesulitan ketika melakukan pengurusan administrasi kependudukan, seperti KTP, KK serta akte kelahiran anak, baik di kantor wali nagari atau pun di kantor Disdukcapil. “Dari 86 pasangan suami istri yang sidang hari ini, adalah mereka yang melapor ke nagari,” ungkapnya. (wba).

Cover The Public (terbit tiap Senin)
Cover The Public (terbit tiap Senin)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bupati Pessel : Keterbukaan Informasi Tak Bisa Ditawar

SPIRITSUMBAR.com, Painan – Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, membuka acara bimbingan teknis (Bimtek) pemeringkatan ...