Minggu , 19 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Kapolri Baru Hendaknya Berdayakan Perwira OAP di Skala Nasional
senator Filep Wamafma
senator Filep Wamafma

Kapolri Baru Hendaknya Berdayakan Perwira OAP di Skala Nasional

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Usai dilantiknya Kepala Kepolisian RI yang baru, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si oleh Presiden RI, senator Filep Wamafma mengharapkan agar Kapolri dapat memberdayakan dan mempromosikan para perwira di tanah Papua (OAP).

Hal ini penting, mengingat rasio Orang Asli Papua dalam institusi Polri sangatlah terbatas, khususnya jabatan strategi seperti Kapolres, Kapolda, bahkan di Mabes Polri. Apabila merujuk pada pernyataan Presiden pada Oktober 2019 lalu, Presiden Jokowi pernah berjanji di hadapan publik, bahwa jika Papua aman, maka kenaikan pangkat akan diberikan kepada Irjen Paulus Waterpauw.

Sangatlah wajar jika Presiden memberikan syarat khusus bagi kenaikan pangkat Kapolda Papua. Tetapi, jika pertimbangannya adalah kamtibmas, sesungguhnya di Papua telah mampu dikendalikan oleh Irjen Paulus Waterpauw dengan pendekatan sosial kemasyarakatan selama ini.



Walaupun di beberapa tempat di Papua masih terjadi kontak senjata, namun hal tersebut bukan semata-mata hanya tanggungjawab Kapolda Papua, melainkan kedua kedua institusi TNI dan Polri. Apalagi terdapat sederetan prestasi Irjen Paulus mulai dari pemberantasan narkoba, miras hingga persoalan korupsi.

Apabila dibandingkan kebijakan pengkaderan di institusi TNI dalam penempatan jabatan strategi misalnya almarhum Herman Asaribab yang dipromosikan sebagai Wakasad TNI Angkatan Darat.  Letnan Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau yang pernah menjabat sebagai Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Ali Hamdan Bogra, S.I.P. yang pernah menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat.

Kebijakan penempatan jabatan di TNI bagi putra-putri asli Papua juga dapat dilakukan di unsur Polri untuk memberdayakan Orang Asli Papua. Sehingga, putra putri asli Papua yang mengabdikan dirinya di intitusi Polri dapat diberikan amanah yang lebih besar, tidak hanya di wilayah Papua tetapi juga di luar Papua.

Menurut senator Filep Wamafma, inilah yang disebut keadilan dan afirmasi Orang Papua sebagaimana disebutkan dalam Pasal 49 UU Otsus. “Kita tentu pernah mengenal Brigjen Petrus Waine, yang sudah menjalani masa pensiun,” ujarnya.

Dulu pernah ada Brigjen Ayub Asaki (alm) yang pertama kali menjabat Wakapolda Irian Jaya. Sekarang yang sedang meniti karir adalah Kombes Jhonny Isir, AKBP Semmy Ronny Thabaa, juga AKBP Victor Mackbon.

Putra-putra Papua ini merupakan kebanggaan Papua. Bila mau jujur, ruang dialog justru lebih terbuka bila Orang Papua menduduki jabatan-jabatan strategis di NKRI. Terlepas dari itu semua, sesungguhnya permintaan Orang Papua agar putra-putri Papua diperhatikan dalam jabatan strategis di NKRI, adalah bagian tuntutan akan keadilan.

Tip & Trik

loading…


Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...